SDI Pampang II Tak Ingin Siswanya Berhenti Belajar

reportasependidikan.com – Namanya Muh Arya dan Emil Reihan siswa SD Inpres Pampang II kecamatan Panakkukang, Makassar.

Kedua anak ini tidak dapat mengikuti pembelajaran secara daring akibat terkendala orangtuanya tak mampu membeli kuota internet.

Selain itu, orangtuanya pun tak dapat membimbing anaknya karena disibukkan dengan mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Atas kendala tersebut, kepala SD Inpres Pampang II, Nurnaningsih, S.Pd mengambil inisiatif agar anak tersebut bisa datang ke sekolah dan mendapatkan pembelajaran khusus dari guru kelasnya. Namun tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga:  SDN Perc. PAM Lolos Tahap Pertama Lomba Budaya Mutu Sekolah

Nurnaningsih mengatakan, jika kami tidak mengambil tindakan ini, kedua anak tidak akan mendapatkan sedikitpun pembelajaran seperti anak yang lain.

Selain itu, kami takut anak-anak ini akan lebih memilih berhenti belajar dan berhenti sekolah.  Namun kami bersyukur, guru-guru kami atas persetujuan orangtua siswa, mau mengadakan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai kesempatan belajar di rumahnya.

You cannot copy content of this page