
reportasependidikan.com – Berbagai pengembangan sarana dan prasarana (sapras) nampak terlihat di SMP Negeri 33 Makassar.
Diantara Sapras yang dikembangkan dengan menggunakan anggaran dana BOS tersebut yaitu, pengangkatan lantai kelas, perbaikan bangku, serta peningkatan ruang BK dan UKS menjadi standar nasional.
Chaeruddin Hakim selaku Plt. Kepala SMP Negeri 33 Makassar di ruang kantornya, senin (1/3) mengatakan, semua pengembangan sarana dan prasarana sekolah yang kami lakukan berdasarkan analisis rapor mutu 8 standar pendidikan nasional yang dituangkan dalam RKAS tahunan.
“Jadi kami mengembangkan sekolah itu menggunakan ketersedian dana BOS yang tertuang di dalam RKAS tahunan,” ungkapnya.

Ke depan, lanjutnya, kami pun akan menambah jumlah WC yang ada di sekolah. Karena rasio toilet dengan jumlah siswa sangat tidak sebanding.
Sekarang kami hanya punya 8 WC, sementara siswa yang ada di SMP Negeri 33 ada sekitar 953 siswa. Ini sangat tidak sesuai dengan standar mutu.
“Idealnya itu, setiap kelas harus punya 1 WC,” kata Chaeruddin yang telah 5 bulan menjabat sebagai Plt.
Lanjutnya, hal tersebut telah kami bahas bersama komite sekolah dan berharap orangtua siswa dapat berpartisapasi sehingga keberadaan WC di SMP Negeri 33 dapat ditambah minimal 10 WC.