Wow, Ada Rekor Baru Kepala Sekolah Yang berhasil Meraih Dua Kali Gelar Adiwiyata Mandiri

Dra. Hj. Ajawati mengangkat dua penghargaan Adiwiyata Mandiri yang diraihnya

reportasependidikan.com – Siang itu di Lantai 4 Gedung Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan berkumpul 14 Sekolah dari tingkatan SD, SMP hingga SMA para peraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI).

Penyerahan Piagam Nasional dan Mandiri serta Piala Adiwiyata Mandiri diserahterimakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan mewakili KLHK RI kepada sekolah tersebut.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan. Sekaligus prosesi penyerahan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri yang dikirim langsung dan ditandatangani oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc., dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Bapak Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A.

Di tanggal 24 Desember 2021, Surat Keputusan Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri sudah dikeluarkan dan secara virtual ditayangkan melalui Youtube milik KLHK RI.

Namun penyerahan Piagam Adiwiyata Nasional dan Piala Adiwiyata Mandiri baru diserahkan ke sekolah pada tanggal 31 Maret 2022 di Gedung Bappelitbangda Sulsel pada jam 14.00 Wita dengan serangkaian acara.

Saat penyarahan penghargaan Adiwiyata Mandiri

Acara yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar itu makin membanggakan dikarenakan ada Kepala Sekolah yang berhasil meraih Gelar Adiwiyata Mandiri sebanyak 2 kali selama menjabat sebagai Kepala Sekolah di Kota Makassar.

Beliau adalah Ibu Dra. Hj. Ajawati yang berhasil memecahkan rekor tersebut setelah pada tahun 2013 bersama SDI Maccini Baru Makassar mendapatkan gelar Sekolah Adiwiyata Mandiri. Dan di masa akhir jabatan sebagai Abdi Negara beliau pada September 2021 yang bertepatan dengan telah masuknya Softfile, gelar Sekolah Adiwiyata Mandiri berhasil diraih oleh SDN Unggulan Mongsidi I di bawah kepemimpinan beliau.

Pada prosesi penerimaan piagam dan Piala Sekolah Adiwiyata Mandiri saat diserahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan terdengar suara beliau mengatakan sesuatu ke Kadis DLH Sulsel, “Alhamdulillah ini penghargaan Adiwiyata Mandiri saya yang kedua kalinya pak.” Dan dijawab oleh Kadis DLH Sulsel tampak dengan decak kekaguman, “Oooohhhh… Begitu yah ibu. Selamat yah ibu sudah berhasil dua kali dengan Adiwiyata Mandiri. Semoga bisa menjadi contoh bagi yang lain.” Dijawab singkat oleh Ibu Ajawati singkat, “In Syaa Allah pak”

Kepala Sekolah yang memulai menjadi Abdi Negara sejak tahun 1983 dan terangkat menjadi Kepala Sekolah untuk pertama kalinya sejak 1999 dengan masa mengabdi 16 tahun di SDI Maccini Baru dan 6 tahun di UPT SPF SDN Unggulan Mongisidi I. Bisa menjadi contoh yang patut diikuti oleh Kepala Sekolah lain dalam menjalankan tugas sebagai Abdi Negara dalam mendukung program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Baca juga:  Shakila Siswa SDN Kalukuang I Raih Juara 1 Pildacil Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan
Saat ibu Hj. Ajawati menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri 2013 di SD Inpres Maccini Baru

Bagi Ibu Ajawati, Program Adiwiyata merupakan salah satu tugas yang harus beliau laksanakan sebagai program Kementerian dan juga Program Walikota Makassar, Ir. Ramdhan Pomanto yang tertuang dalam 18 Revolusi Pendidikan yang salah satunya berisi poin “Semua Sekolah Wajib Adiwiyata”.

Ditanya mengenai penghargaan Adiwiyata Mandiri yang didapatkan kedua kalinya, beliau menyampaikan, “Ini bukan kerjaku seorang diri. Saya bagian mengatur dan menempatkan kerja guru dalam program. Menyampaikan ke Orangtua siswa dan Komite Sekolah agar program Sekolah dapat didukung. Dan saya sangat meyakini Program yang saya perjuangkan adalah sesuatu yang baik bagi sekolah dan warga di dalamnya. Sehingga semua program yang baik, pasti akan saya laksanakan.”

Terbukti selama menjabat baik di SDI Maccini Baru maupun di UPT SPF SDN Unggulan Mongisidi I, beliau mendapatkan banyak program Pemerintah Pusat dan kadang ditunjuk sebagai Percontohan Program Pemerintah Kota Makassar. Dari mulai Sekolah Sehat, Sekolah Model, Sekolah Inklusi, Sekolah Literasi Keungan bekerja sama dengan BUMN, hingga banyak lagi sudah dijalankan oleh beliau. Tentu masih banyak kekurangan, namun prestasi itu tidak boleh dinafikkan sebagai pemicu untuk terus berbuat demi kebaikan orang lain dan juga kota hingga Negara Indonesia.

Akhir yang indah di masa jabatan beliau dengan tambahan prestasi yang bisa menjadikan beliau sebagai sumber referensi dalam melaksanakan tugas sebagai Kepala Sekolah dalam menuntaskan program Pemerintah di sekolah masing-masing.

Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2021 :
1. *UPT SPF SDN Unggulan Mongsidi I Makassar*
2. UPT SPF SDI Antang I Makassar

Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2021 :
1. UPT SPF SDI Perumnas Antang III Makassar
2. UPT SPF SDN Borong Makassar
3. UPT SPF SMA Negeri 1 Luwu
4. UPT SPF SMA Negeri 6 Pinrang
5. UPT SPF SMA Negeri 6 Sidrap
6. UPT SPF SMK Negeri 2 Parepare
7. UPT SPF SMP Negeri 3 Palopo
8. UPT SPF MTs Negeri 2 Jeneponto
9. UPT SPF SMP Negeri 2 Binamu Jeneponto
10. UPT SPF SDN 23 Jeppee Bone
11. UPT SPF SDN Pao Pao Gowa
12. UPT SPF SDN 48 Bontokapetta Maros

You cannot copy content of this page