Tingkatkan Kompetensi Guru, FKKG Kota Makassar Gelar Pelatihan DUPAK dan SKP

Kabid GTK, Dr. Pantja Nurwahidin, M.Pd. memberikan Motivasi kepada Peserta

reportasependidikan.com – Dalam rangka mendorong peningkatan kompetensi guru di Kota Makassar, Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) Kota Makassar kembali mengadakan pelatihan.

Kali ini pelatihan dalam bentuk penyusunan Daftar Usulan Penilaian Angka Kredit (DUPAK) dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Kegiatan ini dilaksanakan Kamis, 30 Desember 2021 di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng 1 Makassar.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang perwakilan FKKG kota Makassar. Mereka nantinya yang akan memberikan pengimbasan kepada guru di KKG nya masing-masing.

Kepala Bidang GTK Disdik kota Makassar Dr. Pantja Nurwahidin, M.Pd. yang berkesempatan memberikan motivasi kepada pada peserta menyampaikan bahwa sudah saatnya DUPAK itu disusun sendiri oleh guru yang akan naik pangkat. Jika guru yang menyusun sendiri, secara otomatis dia akan tahu tentang kebutuhan angka kredit untuk naik ke golongan pangkat selanjutnya. Hal ini secara tidak langsung akan mendorong guru tersebut melakukan berbagai kegiatan pengembangan keprofesianalan berkelanjutan (PKB).

Guru akan lebih memperhatikan Jenjang kariernya, sehingga tak ada lagi guru yang terhambat naik pangkat. Begitu juga tak ada lagi guru yang naik pangkat dengan menggunakan jasa calo.

Beliau, berharap kegiatan seperti ini semakin banyak di lakukan. Semakin banyak yang diberi pencerahan, maka perubahan kearah lebih baik akan semakin cepat terealisasi.

Baca juga:  KKG Gugus I Kihajar Dewantara bersama PGSD Univ. Megarezky Gelar Workshop
Penyampaian materi oleh bapak Misbahuddin, M.Pd.

Pemateri adalah bapak Misbahuddin, M.Pd. adalah guru di SD Inpres Karuwisi 1. Beliau memberikan penjelasan terkait cara membuat DUPAK sesuai dengan peraturan yang berlaku. Juga mengajarkan cara membuat SKP sesuai dengan PermenPAN nomor 8 tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil yang terbaru berlaku di tahun 2021.

Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan. Meskipun awalnya terasa susah karena harus mempelajari teknik memberikan nilai pada setiap item yang harus penuh ketelitian. Berlatih langsung, akhirnya sedikit demi sedikit dapat terpahami.

Alphian Sahruddin, kepala SD Negeri Bawakaraeng 1 juga mengikutkan 4 ornag guru PNSnya. Harapannya mereka akan mampu dalam menyusun DUPAKnya sendiri, dan juga dapat berbagi kepada teman-teman guru yang lain jika ada yang membutuhkan bantuan belajar bersama.

Yusmira Yunus, sebagai ketua FKKG menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan. Semoga pada angkatan pelatihan berikutnya semakin banyak lagi guru perwakilan KKG yang bisa ikut. Meskipun harus tetap memperhatikan pembatasan jumlah peserta agar proses belajar tetap berjalan efektif dan menaati Prokes.

Kabid GTK Poto bersama dengan peserta
You cannot copy content of this page