Telat Menaikkan Bendera Saat Upacara, Siswa di Sinjai Dipukul Kepseknya

reportasependidikan.com – Seorang murid Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, MS (12), menjadi korban penganiayaan kepala sekolahnya.

Akibatnya, korban harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas.

Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Sardan yang dikonfirmasi, Jumat (26/1) mengaku telah menerima laporan kasus penganiayaan tersebut.

Saat ini, penyidik Polsek Sinjai Tengah sedang menyelidiki kasus itu.

Baca juga:  Siswa SDI Jongaya Tampil di Acara Musda Gerakan Pramuka Sulsel Tahun 2024

Sardan menjelaskan, penganiayaan terjadi setelah upacara pengibaran bendera, Senin (22/1).

Korban bersama dua rekannya, AI dan AL dinilai kepala sekolah telat menaikkan Bendera Merah Putih, karena belum sampai puncak ketika lagu Indonesia Raya selesai.

“Korban yang menarik tali bendera. Baru sampai setengah tiang, lagu Indonesia Raya sudah selesai.”

“Ketidaksempurnaan itu, diduga membuat kepala sekolah kesal,” ujarnya. (*)

You cannot copy content of this page