Siswa SDI Minasa Upa Antusias Ikuti Kegiatan Rajawali Road to Sejarah

Saat berada di Monumen Mandala

reportasependidikan.com – Siswa UPT SPF SD Inpres Minasa Upa kecamatan Rappocini kota Makassar begitu antusias mengikuti kegiatan Rajawali Road to Sejarah, Selasa (11/10/2022).

Bahkan banyak juga orangtua siswa turut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Lembaga Citra Muda (LCM) Rajawali ini.

Kegiatan siswa diawali dengan mengunjungdi Museum Mandala lalu dilanjutkan menuju Museum Pattingalloang yang berada di dalam Benteng Somba Opu.

Berada di Museum Karaeng Pattingalloang

Setelah mendapatkan edukasi sejarah tentang perjuangan Karaeng Pattingalloang dan melihat langsung beberapa barang peninggalannya, siswa lalu melanjutkan perjalanan menuju Makam Sultan Hasanuddin di kabupaten Gowa.

Disana siswa dapat melihat langsung makam Raja I Mallombasi Daeng Mattawang Karaeng Bontomangape Muhammad Bakir Sultan Hasanuddin  Raja Gowa ke XVI yang bergelar Ayam Jantan dari Timur.

Siswa SDI Minasa Upa di Makam Sultan Hasanuddin

Perjalanan siswa kemudian berlanjut ke Museum Balla Lompoa. Setelah makan siang, siswa berkesempatan masuk melihat beberapa peninggalan kerajaan Gowa yang berada di dalam museum.

Baca juga:  Siswa SDI Mallengkeri Bertingkat Bukber dan Berbagi Takjil

Kegiatan siswa pun diakhiri dengan beberapa games dan foto-foto.

Di museum Balla Lompoa

Lis Bulqis, S.Pd, M.Pd selaku kepala sekolah mengungkapkan kegiatan outing class seperti ini sangat bagus buat siswa.

Menurutnya, melalui kegiatan ini, siswa akan mengetahui secara langsung sejarah yang ada di daerah ini. Selain itu, mereka pun berkesempatan melihat langsung lokasi dan benda-benda bersejarah yang ada di dalam museum.

Sementara itu, Yusuf Sanjaya selaku Direktur Lembaga Citra Muda (LCM) Rajawali mengatakan akan terus berkomitmen dalam memberikan edukasi sejarah kepada masyarakat khususnya pelajar yang ada di kota Makassar agar mereka dapat mengetahui dan melihat langsung lokasi sejarah yang ada di kota Makassar maupun di kabupaten Gowa.

Saat siswa makan siang di Museum Balla Lompoa
You cannot copy content of this page