
REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Negeri Pongtiku II kecamatan Bontoala kota Makassar terus menumbuhkan minat baca di kalangan siswa melalui sebuah inovasi pojok baca.
Inovasi yang diberi nama Pojok Literasi Siswa disingkat Polisi ini menjadi salah satu strategi efektif yang mampu meningkatkan minat baca siswa di SDN Pongtiku II.
Dengan desain menarik, warna cerah, serta buku-buku yang variatif, pojok baca kini bukan sekadar sudut ruangan, tetapi menjadi ruang nyaman yang mendorong siswa untuk lebih dekat dengan kegiatan literasi. Langkah ini sekaligus menumbuhkan budaya membaca sejak dini.
Desarmini, S.Pd., M.Pd selaku kepala sekolah menjelaskan, inovasi “Polisi” bertujuan mendorong siswa untuk membaca secara mandiri di sela kegiatan belajar, sekaligus membiasakan mereka mencintai buku sejak dini.
Aktivitas literasi di Pojok Literasi Siswa tidak hanya berfokus pada membaca senyap, tetapi juga mencakup kegiatan seperti membaca bersama, berbagi cerita, hingga menulis ringkasan singkat.

Inovasi ini membantu siswa mengembangkan pemahaman bacaan sekaligus kemampuan berkomunikasi. Semakin sering digunakan, pojok baca menjadi bagian penting dari rutinitas belajar harian siswa.
Dengan adanya pojok literasi siswa, sekolah berhasil menciptakan lingkungan literasi yang menyenangkan dan dekat dengan dunia anak.
Kehadiran pojok baca diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi untuk meningkatkan budaya gemar membaca di UPT SPF SDN Pongtiku II.