SDI Mallengkeri I Launching Zero Waste School

REPORTASE PENDIDIKAN – Sekolah adalah tempat yang sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda. Salah satu nilai yang relevan dan krusial saat ini adalah konsep zero waste.

Zero waste atau “nol limbah” adalah filosofi yang bertujuan untuk mengurangi limbah hingga seminimal mungkin dengan cara mendaur ulang, menggunakan kembali, dan mengelola sumber daya secara bijaksana. Sekolah yang menerapkan prinsip ini tidak hanya membantu melestarikan lingkungan tetapi juga mengajarkan siswa tentang tanggung jawab dan keberlanjutan.

Zero waste school adalah sekolah yang berkomitmen untuk meminimalkan limbah yang dihasilkan dalam operasional sehari-harinya. Mulai dari penggunaan material ramah lingkungan hingga pengelolaan limbah secara optimal, sekolah ini mendorong perilaku berkelanjutan di semua aspek kehidupan sekolah.

Manfaat Zero Waste School dapat membentuk Karakter Siswa. Melalui program zero waste, siswa diajarkan pentingnya menjaga lingkungan, berinovasi, dan berpikir kritis dalam mengatasi masalah limbah. Dengan mengurangi limbah, sekolah ikut berkontribusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan pencemaran lingkungan.

Baca juga:  SDI Perumnas Makassar Isi Ramadan Dengan Berbagai Kegiatan Positif

Dengan berbagai manfaat tersebut, UPT SPF SD Inpres Mallengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar melakukan launching Zero Waste School (Kawasan Nol sampah), senin 25 mei 2026.

Warga sekolah khususnya siswa membawa tumbler dan kotak makanan sendiri. Siswa bawa dan pilih sampahnya. Serta kantin sehat ramah lingkungan.

Wiantik Aksari Basri S.Pd, M.Pd selaku kepala UPT SPF SD Inpres Mallengkeri I mengatakan, mewujudkan zero waste school membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, hingga orang tua. Partisipasi aktif dari setiap elemen ini akan memastikan program dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang nyata.

Dengan menerapkan zero waste school, sekolah tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan hijau, tetapi juga mencetak generasi yang peduli terhadap kelestarian bumi. Mari bersama-sama wujudkan sekolah yang bebas limbah demi masa depan yang lebih baik!

You cannot copy content of this page