
REPORTASE PENDIDIKAN — Kegiatan Pengembangan Kompetensi Manajerial kepala sekolah dasar (SD) digelat Dinas Pendidikan Kota Makassar di Karebosi Premier Makassar pada Rabu-Kamis 19-20 November 2025.
Kegiatan ini diikuti 314 kepala sekolah dasar se kota Makassar, salahsatunya Wiantik Aksari Basri, S.Pd, M.Pd kepala UPT SPF SD Inpres Mallengkeri I.
Pengembangan kompetensi manajerial kepala sekolah dasar meliputi kemampuan untuk menyusun perencanaan, mengorganisasi sumber daya, dan memimpin sekolah secara optimal untuk mencapai tujuan pendidikan.
Hal ini mencakup berbagai tugas manajerial seperti mengelola guru dan staf, sarana prasarana, keuangan, serta hubungan dengan masyarakat, untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan berkualitas.
Menyusun rencana sekolah di berbagai tingkatan untuk mencapai visi dan misi sekolah.
Mengembangkan organisasi sekolah yang efektif dan membagi tugas serta wewenang secara jelas kepada staf.
Memimpin dan memotivasi guru serta staf agar dapat bekerja dengan optimal untuk mencapai tujuan sekolah. Ini juga mencakup supervisi akademik, mengelola perubahan, dan menciptakan budaya serta iklim sekolah yang kondusif.
Melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan terhadap pelaksanaan program sekolah serta merencanakan tindak lanjutnya.
Bidang pengelolaan yang lebih spesifik
Mengelola personalia sekolah, termasuk pengembangan profesional guru dan pendayagunaan SDM secara optimal.
Mengelola sarana dan prasarana, serta keuangan sekolah sesuai prinsip akuntabel, transparan, dan efisien.
Mengelola penerimaan, penempatan, dan pengembangan kapasitas peserta didik.
Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran.
Membangun dan memelihara hubungan baik dengan orang tua/wali murid dan masyarakat untuk mendapatkan dukungan, ide, dan sumber belajar.
Mengelola ketatausahaan sekolah dan sistem informasi yang mendukung program dan pengambilan keputusan.