Kerja Sama Olah Jelantah untuk Pendidikan Mulia

REPORTASE PENDIDIKAN — Olah Jelantah adalah salah satu bagian dari olah Jelantah yang digagas oleh CEO & Pembina Ekskul Dokter Kecil, Zhuchri Kasman.

Menggandeng mitra pengolahan Jelantah dari Perusahaan PT. Medan Bioenergy Nusantara yang dikenal dengan TUKR yang memiliki cabang di Kota Makassar. Pihak TUKR Makassar diwakili oleh Bapak Muhammad Wahyu Yudhistira selaku Origin Manager.

Untuk diketahui minyak Jelantah ini akan diolah menjadi Bio Fuel dan bukan untuk diolah menjadi minyak goreng baru.

UPT SPF SDI Cilallang menjadi mitra sekolah pertama yang melaksanakan kerja sama dalam program ini di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Dra. Hj. Hasniah. Dimulai pada tanggal 28 Oktober – 8 November 2025 orangtua siswa dan guru mengumpukan minyak jelantah dari rumah dan dibawa ke sekolah.

Kemudian dilanjutkan tanggal 15 November dan In Syaa Allaah berlanjut setiap hari Sabtu untuk pengolahan minyak Jelantah yang dilakukan oleh pihak sekolah dan diberi nama Sabtu Olah Sampah (SOS) oleh CEO dan Pembina Ekskul Dokter Kecil.

Bagi sekolah yang Cuma 5 hari sekolah maka bisa dibuatkan program Jumat Olah Sampah (JOS).

Penandatanganan kerjasama dengan UPT SPF SD Inpres Cilallang

Kerja sama tiga pihak ini dilakukan untuk menjadi percontohan bahwa sampah pun dapat menjadi salah satu donasi atau sedekah yang berasal dari dunia Pendidikan dan kembali ke dunia Pendidikan.

Baca juga:  Gelar Kejurda, Pengurus Tapak Suci Putera Muhammadiyah Gowa Temui Wakil Bupati Gowa

Seragam sekolah gratis akan menjadi sasaran utama dari program ini untuk diberikan kepada siswa kurang mampu kelas 2 – 6 SD dan 8-9 SMP sesuai dengan jumlah sampah yang dikelola oleh sekolah yang menjadi mitra program Olah Sampah untuk Pendidikan Mulia.

Jika ternyata jumlah sampah yang dikelola cukup untuk menutup jumlah siswa kurang mampu, maka lebihnya nanti akan dijadikan peralatan sekolah yang disesuaikan dengan jumlah donasi dari konversi pengolahan sampah dari tiap sekolah.

“Kami berharap banyak bahkan jika bisa semua SD, SMP bahkan PAUD turut terlibat untuk membantu siswa kurang mampu di kota Makassar. Dinas Pendidikan Kota Makassar mendukung kegiatan kami ini bahkan ide Koperasi Pendidikan Mulia yang kami cetuskan, adalah buah saran dari ibu Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar saat kami bertemu dan menjelaskan ide kami saat bertemu di ruang kerja beliau pada 14 Oktober 2025”, kata kak zHu, CEO Ekskul Dokter Kecil.

You cannot copy content of this page