
reportasependidikan.com – “Macakka” adalah nama Bank Sampah yang ada di SD Inpres Perumnas kecamatan Rappocini. Diambil dari kata bahasa Bugis yang berarti bersih, diharapkan bank sampah sekolah ini dapat memberi pembelajaran lingkungan kepada siswa.
Di ruang kantornya, senin (12/3), Maemunah Manje, S.Pd selaku kepala sekolah mengatakan, selama berdiri bank sampah ini baru menghasilkan 100 ribu rupiah lebih. Ini karena sampah di sekolah ini sudah berkurang. Namun berdirinya bank sampah ini bukan untuk mencari keuntungan rupiah, tapi bank sampah ini didirikan bertujuan memberi pembelajaran lingkungan kepada siswa, khususnya dalam mengajari siswa dalam memilah Sampah.
“Jadi setiap sabtu siswa di sini diajarkan cara memilah sampah,” ujarnya.

Berdirinya bank sampah Maccaka di SD Inpres Tidung sebagai salahsatu bentuk upaya dalam membawa sekolah ini menuju adiwiyata tingkat kota Makassar yang ditargetkan akan dicapai tahun 2018 ini.