Kadisdik Makassar Resmikan Perpustakaan Abbulo Sibatang SDI Mallengkeri I

Kadisdik Resmikan perpustakaan

REPORTASE PENDIDIKAN – Perpustakaan Ramah Anak “Abbulo Sibatang” UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 1 kecamatan Tamalate kota Makassar hari ini diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman , Selasa (21/4/2026).

Perpustakaan ini dibuat untuk meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah agar lebih nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus mendukung peningkatan ilmu pengetahuan mereka.

Perpustakaan ini memiliki koleksi buku sekitar 1.000 eksemplar yang telah disortir secara ketat.

Kepala Dinas Pendidikan Achi Soleman dalam sambutannya menekankan pentingnya perpustakaan ini sebagai upaya mengatasi minimnya jumlah perpustakaan di Kota Makassar.

Kadisdik mengungkapkan data dari Dinas Perpustakaan menunjukkan kekurangan fasilitas serupa. Saat ini, jumlah perpustakaan ramah anak di kota ini baru mencapai sekitar 63 unit. Harapan kami, ke depan akan semakin bertambah dan lebih baik.

Achi menekankan agar buku-buku bebas dari konten tidak sesuai, seperti materi yang mengandalkan isu sensitif terkait LGBT atau vitalitas yang tidak pantas untuk anak.

Baca juga:  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Beroangaing

Koleksi harus difokuskan pada bacaan yang mendidik dan menginspirasi, terutama buku cerita anak yang kaya ilustrasi.

Sementara itu, Wiantik Aksari Basri, S.Pd,. M.Pd selaku kepala sekolah merasa bersyukur perpustakaan sekolahnya hari ini dapat diresmikan oleh kepala dinas pendidikan kota Makassar.

Menurutnya, kehadiran perpustakaan ini tentunya akan kami manfaatkan untuk meningkatkan literasi siswa sehingga budaya baca di sekolah kami dapat meningkat.

kami berharap, peresmian perpustakaan Abulo Sibatang pada hari ini akan menjadi tonggak dalam membawa UPT SPF SD Inpres Mallengkeri I akan lebih baik lagi ke depan.

Peresmian ini dihadiri sejumlah undangan, termasuk relawan perpustakaan dan pengelola sekolah. Fasilitas ini diharapkan menjadi model bagi sekolah lain di Makassar untuk membangun budaya literasi sejak dini.

You cannot copy content of this page