
REPORTASE PENDIDIKAN – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Tallo, Kota Makassar, menggelar kegiatan diseminasi revitalisasi bahasa daerah Makassar yang diikuti para kepala sekolah bersama guru se-kecamatan Tallo di UPTD SPF SD Inpres Cambaya IV, selasa 15 september 2026.
Tampil sebagai pemateri Tim FTBI (Festival Tunas Bahasa Ibu) terdiri atas Dr. Sunardi (Ketua K3S Tallo). Syamsul Alam, SPd. M.Pd (Pidato). Dr. M. Dahlan (Dongeng). Amri, S Pd (Menulis cerpen). Syafaruddin, S.Pd (Komedi tunggal).
Kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan sekaligus menggerakkan seluruh warga sekolah dalam melestarikan dan mengaktifkan kembali penggunaan bahasa daerah sebagai warisan budaya bangsa.
Para peserta tidak hanya menerima pemaparan materi, tetapi juga berbagi pengalaman serta menyusun langkah nyata agar bahasa daerah tetap hidup di lingkungan pendidikan.
Eri Rahim, S.Pd., M.Pd selaku Ketua panitia menyampaikan bahwa bahasa daerah merupakan identitas dan kekayaan budaya yang harus dijaga sejak dini.
“Kita menyadari bahwa penggunaan bahasa daerah di kalangan anak-anak semakin menurun. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengembalikan kecintaan anak-anak terhadap bahasa daerah, menjadikannya bahasa yang tetap digunakan di sekolah maupun di lingkungan keluarga,” ujar Eri Rahim.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal gerakan bersama di seluruh satuan pendidikan se-Kecamatan Tallo. Revitalisasi bahasa daerah tidak hanya sekadar mengajarkan kosakata, melainkan menjaga akar budaya agar tidak hilang ditelan zaman.
“Menjaga bahasa daerah berarti menjaga jati diri bangsa. Semoga semangat ini terus menyala dan diwariskan kepada setiap anak didik kita,” pungkas Eri.