Guru SDI Mallengkeri I Tampil Sebagai Pemateri pada Kegiatan KKG Gugus 3 Tamalate

REPORTASE PENDIDIKAN — `Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 3 kecamatan Tamalate mengelar kegiatan In House Training Pembelajaran Mendalam yang dirangkaikan dengan training Public Speaking, rabu 11 februari 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di UPT SPF SD Inpres Bontomanai ini dihadiri ketua Gugus 3 dan Ketua KKG Gugus 3 bersama 3 pemateri.

Dari ketiga pemateri tersebut salah satunya guru UPT SPF SD Inpres Mallengkeri Makassar, Sri Sahruni, S.Pd., Gr yang menjadi guru model.

Sri Sahruni, S.Pd. Gr merupakan guru kelas 5 perwakilan Guru di Fase C. Setiap fase ada perwakilan. Dan di akhir kegiatan ada refleksi tindak lanjut.

Wiantik Aksari Basri, S.Pd, M.Pd selaku ketua Gugus 3 yang juga Kepala UPT SPF SD Inpres Mallengkeri I mengatakan, pada hari ini KKG Gugus 3 melaksanakan kegiatan In House Training Pembelajaran Mendalam yang dirangkaikan dengan training Public Speaking.

Pada kegaiatan ini salahsatu guru kami tampil sebagai pemateri.

Wiantik menjelaskan, In-house training pembelajaran mendalam (Deep Learning) adalah pelatihan internal untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga pendidik dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang lebih bermakna, aktif, dan berpusat pada siswa. Pelatihan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman mendalam tentang konsep deep learning, mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa, serta mempraktikkan strategi pembelajaran inovatif, termasuk pemanfaatan teknologi.

Baca juga:  SDI Ung. Puri Taman Sari Gelar Bimtek AKM

Tujuan utama dari kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman mendalam tentang apa itu deep learning dan bagaimana menerapkannya dalam proses belajar mengajar. Selain itu, Mendorong guru untuk menggunakan strategi yang menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan reflektif pada siswa.

Kegiatan ini juga Membantu guru merancang pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful (sadar, bermakna, dan menyenangkan) sehingga siswa terlibat aktif, serta membekali guru dengan kemampuan menggunakan teknologi untuk mendukung pembelajaran yang interaktif dan inovatif serta peningkatan kualitas pembelajaran secara keseluruhan melalui peningkatan kompetensi pendidik.

Sementara training Public Speaking dilaksanakan sebagai inisiatif strategis untuk meningkatkan kompetensi guru tidak hanya dalam merancang pembelajaran bermakna (meaningful learning), tetapi juga kemampuan mengomunikasikannya dengan efektif.

You cannot copy content of this page