
reportasependidikan.com – Kepala sekolah, guru dan pegawai SMP Negeri 25 Makassar tidak mau ketinggalan dalam mendonasikan sedikit harta mereka untuk membantu korban gempa bumi yang terjadi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.
Mereka menggalang bantuan bersama dan berhasil mengumpulkan uang tunai sebesar Rp. 5.450.000,-.
Uang tersebut kemudian dibawa ke posko pengumpukan bantuan di SMP Negeri 13 Makassar.
H. Noerhadi Taiyya selaku kepala sekolah mengatakan, kami ikut prihatin dengan bencana gempa yang terjadi di Mamuju dan Majene.
Untuk itu kami kemudian melakukan penggalangan dana sesama guru dan pegawai sekolah. Akhirnya terkumpul dana sebesar 5 juta rupiah lebih.
Bantuan ini mungkin tak banyak tapi kami harapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Sulbar yang terkena musibah gempa bumi ini.