
REPORTASE PENDIDIKAN — Olah Sampah untuk Pendidikan Mulia, dari olah sampah menjadi Seragam Gratis atau Perlengkapan Pendidikan (pensil, mistar, penghapus, pulpen, dan serutan) adalah program inisiasi dari Ekstrakurikuler Dokter Kecil binaan Zhuchri Kasman.
Ide ini tercetus setelah melihat program prioritas Walikota Makassar dan Wakil Walikota Makassar periode 2025-2030, Bapak Munafri Arifuddin dan Ibu Aliyah Mustika Ilham yaitu “Seragam Sekolah Gratis”. Selaras dengan pengolahan sampah yang harus mulai menjadi kebiasaan siswa maupun Masyarakat, maka ide pengolahan sampah menjadi donasi Pendidikan ini pun digalakkan.
Bekerja sama dengan TUKR sebagai pihak mitra, jelantah ini akan diolah menjadi Bio Fuel dan bukan untuk diolah menjadi minyak goreng baru dari daur ulang jelantah yang didonasikan oleh orangtua.
UPT SPF SDI Cilallang pun menyambut ide ini setelah Pembina Ekskul Dokter Kecil bertemu dengan ibu Kepala Sekolah UPT SPF SDI Cilallang, Dra. Hj. Hasniah. Sejak upacara 27 Oktober 2025, Kepala Sekolah telah meminta siswa dan orangtua siswa untuk tidak membuang Jelantahnya ke alam maupun saluran pembuangan.
Hampir tiap hari, orangtua mengirim melalui anaknya minyak jelantah yang akan dikelola oleh sekolah untuk menjadi program donasi Pendidikan bagi siswa kelas 2-6 SD maupun 8-9 SMP di kota Makassar. Dan pada hari kamis, 6 November 2025 pukul 10.00 Wita, dilaksanakan launching program ini yang dilaksanakan di UPT SPF SDI Cilallang.
Nantinya, akan dirapikan untuk ada hari Sabtu Olah Sampah (SOS) yang akan menjadi waktu setor Jelantah maupun kelak sampah anorganik bernilai jual.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ibu Achi Soleman, S.STP., M.Si, dalam sambutannya, “Perlu edukasi dan konsistensi dari program ini agar berjalan dan dapat memberikan manfaat sesuai dengan nama programnya yaitu Olah Jelantah Untuk Pendidikan Mulia.
Edukasi kesehatan dalam penggunaan minyak dan apa output dari jelantah yang diolah dari program ini, untuk menghindari mispersepsi di Masyarakat. Tentunya guru memberitahukan secara baik demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman untuk semua program yang ada”
Sebelumnya CEO dan Pembina Ekskul Dokter Kecil, Zhuchri Kasman menyampaikan, “Olah Jelantah ini hadir untuk dijadikan donasi melalui program Pendidikan Mulia. Yang kami canangkan melalui isu lingkungan hidup. Kerja sama membuka semakin banyak yang peduli untuk mulai mengelola sampah yang dihasilkan dari rumah tangga”
Ditimpali oleh Kepala UPT SPF SDI Cilallang, Dra. Hj. Hasniah, “Kami merespon program seperti ini karena menjadi tanggung jawab berkaitan lingkungan hidup serta memberikan dampak sosial bagi siswa kurang mampu di dunia Pendidikan. Istilahnya donasi pakai sampah”.

Setelah acara peresmian selesai, kemudian diakhiri dengan mengecek bantuan Smart Board untuk sekolah yang diharapkan bisa semakin membantu siswa dalam pembelajaran yang lebih interaktif dan syarat akan teknologi.
Ditutup dengan foto bersama dan pembuatan video ucapan HUT Kota Makassar ke 418 tahun bersama Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah, Guru dan siswa yang diunggah melalui Instagram @sdi.cilallang dan @ekskul.dokterkecil