
Makassar – United School Makassar (USM) adalah komunitas yang dibentuk bersama oleh para Kepala Sekolah untuk melaksanakan program sosial di masyarakat dan juga menjadi wadah berbagi kepada sesama guru dan tenaga pendidik di kota Makassar yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan.
Inisiator gerakan USM, Zhuchri Kasman terinsipirasi membentuk komunitas ini setelah pertemuan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar yang berlangsung di suatu hotel beberapa saat lalu.
Pertemuan tersebut diadakan untuk membentuk Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB), yang dibentuk untuk melibatkan komunitas dan organisasi non Pemerintah di dalam penanggulangan bencana yang terjadi.
Dan salah satu yang menjadi poin pembahasan adalah dianggap kurang terbentuknya kesadaran tanggap bencana dari sisi pendidikan.
Setelah bertemu dengan beberapa kepala sekolah yang telah lama diajak berkegiatan dan turut serta di berbagai kegiatan dari inisiator gerakan ini di berbagai isu. Maka terbentuklah beberapa Kepala Sekolah yang siap untuk membantu dalam memberikan kontribusi aktif di dalam aktifitas sosial, baik masalah kebencanaan yang terjadi di Makassar, mendukung program Pemerintah Kota Makassar seperti Makaverse serta bidang Pendidikan hingga ke bidang lainnya yang dianggap penting untuk turut mendukung program dari institusi pendidikan.
Ada puluhan kepala sekolah yang terlibat mendukung ide USM yang dibangun untuk bisa memberikan manfaat.
Bertempat di SDN Bontorannu II, inisiator gerakan dan para kepala sekolah serta mantan kepala sekolah berdiskusi akan apa yang akan dilakukan di beberapa waktu mendatang.
Salah satu yang akan dilakukan oleh USM adalah pengenalan Makaverse kepada masyarakat, terkhusus anak-anak kurang mampu. Di sisi lain, USM pun dibentuk untuk mewujudkan sekolah tangguh tanggap bencana yang mampu merespon jika terjadi bencana.
Bentuk antisipasi yang harus dilakukan, agar meminimalkan resiko bencana. Kepala Sekolah yang mendukung merasa bahwa ini penting untuk dilakukan, hingga pembentukan Relik (Relawan Cilik) yang diagendakan bersama dengan arahan dari Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, H. Muhyiddin, SE., MM., akan diminta untuk dapat menjadi Dewan Pembina dan Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar, dr. Udin Malik akan diminta untuk menjadi Dewan Penasehat.
Karena kedua tokoh ini berkaitan dengan pendidikan dan kepedulian sosial.
“Kami jelas berharap Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Bapak Muhyiddin bersama Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar, dr. Udin Malik menjadi Dewan Pembina dan Dewan Penasehat komunitas ini karena sebagai pimpinan di Institusi Pendidikan dan satunya bergerak aktif di persoalan sosial dan kemanusiaan, itu harapan kami”, pungkas Zhuchri Kasman selaku inisiator USM.