reportasependidikan.com – 135 guru dari kota Makassar maupun dari daerah mengikuti kegiatan pelatihan menulis buku, Satu Guru Satu Buku (Sagusabu) yang digelar selama dua hari di aula LPMP Prov. Sulsel, jalan AP. Pettarani yang dibuka pagi tadi, minggu (27/5).
Kegiatan Sagusabu ini merupakan pelatihan angkatan kedua setelah sebelumnya sukses melahirkan penulis-penulis buku baru yang berasal dari profesi guru pada angkatan pertama.
Atas kesuksesan angkatan Sagusabu yang pertama, memberi dampak pada meningkatnya animo guru yang ingin jadi penulis buku. Sebelumnya, pelatihan angkatan pertama hanya diikuti 110 guru, sekarang ini meningkat menjadi 135 peserta. Dan itupun pesertanya dibatasi karena keterbatasan tempat pelaksanaan.
Yang hebatnya lagi, selain diikuti oleh guru, pelatihan ini pun diikuti oleh siswa sekolah dasar. Untuk angkatan pertama, diikuti seorang siswa kelas VI SDN Kompleks IKIP II dan berhasil menyelesaikan bukunya, sementara untuk angkatan kedua ini diikuti oleh siswa kelas IV SD Inpres Antang I.
Alphian Syahruddin, S.Pd selaku ketua pelaksana mengatakan, alhamdulillah animo peserta untuk angkatan kedua Sagusabu ini meningkat dari sebelumnya pada angkatan pertama hanya diikuti 110 peserta, sekarang ini meningkat menjadi 135 peserta.
Untuk pelaksanaan teknis pelatihan, Guru SDN Kompleks IKIP II ini mengatakan tak ada yang berbeda dengan yang pertama. Hanya untuk angkatan kedua ini melibatkan lebih banyak lagi instansi ataupun dinas terkait dimana pada angkatan pertama hanya didukung oleh Dinas Pendidikan kota Makassar.
“Jadi untuk angkatan kedua ini, selain dinas pendidikan kota Makassar, kami juga didukung oleh Dinas Perpustakaan kota Makassar dan prov. Sulsel, serta Dinas Pendidikan Prov. Sulsel,” ungkapnya.
Lanjutnya, kami bersyukur, karena Dinas Perpustakaan Sulsel merespon keberadaan 41 buku yang telah terbit ini. Mereka meminta buku tersebut untuk dijadikan koleksi. Selain itu, mereka pun nantinya akan memberi ruang kepada setiap penulis untuk membedah bukunya. Dan rencananya, mereka pun akan membuka kelas pelatihan seperti ini yang pelaksanaannya didukung penuh oleh Dinas Perpustakaan Sulsel.
Sementara untuk buku yang belum terbit, Alphian menjelaskan masih ada sekitar 60 buku yang saat ini masih tahap penyelesaian.
Kegiatan yang terlaksana berkat kerjasama dengan mediaguru.id ini, diawali dengan menggelar acara gebyar literasi di Anjungan Pantai Losari. Acara kemudian berlanjut di aula LPMP Sulsel dengan mengadakan lounching 41 buku yang telah dihasilkan oleh guru-guru angkatan Sagusabu pertama yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan pelatihan Sagusabu angkatan II.
REPORTASE PENDIDIKAN — Suasana penuh ketenangan dan kekhusyukan menyelimuti lingkungan UPTD SPF SD Negeri Kompleks IKIP I Makassar, Jumat pagi. Seluruh…
REPORTASE PENDIDIKAN — Sebagai bagian dari pembiasaan ibadah dan pembentukan karakter religius, seluruh siswa-siswi UPTD SPF SD Inpres Pannampu II kecamatan…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPTD SPF SD Negeri Tamamaung Makassar dalam suasana penuh khidmat dan kehangatan melangsungkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,…
REPORTASE PENDIDIKAN - Peringatan maulid nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 12 Hijriyah juga digelar di UPTD SPF SD Inpres Tamamaung III…
REPORTASE PENDIDIKAN – Seluruh warga UPTD SPF SD Inpres Buttatianang II Makassar berkumpul dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan untuk memperingati…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPTD SPF SD Inpres Bertingkat Layang kecamatan Bontoala kota Makassar turut mengikuti penilaian Lomba Unit Kesehatan Sekolah (UKS)…
This website uses cookies.