
reportasependidikan.com – Musibah gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah beberapa waktu yang lalu menelan korban ribuan nyawa dan meluluhlantakkan daerah tersebut.
Atas musibah itu, berbagai pihak merasa turut prihatin dan menggelar penggalangan dana dan bantuan untuk membantu korban yang ada di sana.
Keprihatinan itu juga dirasakan oleh warga SDN Mawas kecamatan Mamajang. Mereka lantas melakukan penggalangan sesama guru untuk membantu dan menyalurkannya langsung kepada korban yang kebetulan ada mengungsi di kota Makassar.

Hj. St. Jumasarih, S.Pd selaku kepala sekolah mengatakan, kepedulian dan solidaritas warga sekolah terutama para guru cukup tinggi di sini.
Mereka dengan penuh keikhlasan menyumbang dan menyalurkannya kepada para korban. Adapun dana yang masuk dibelikan keperluan para korban dan langsung disalurkan.
“Yayasan Akar Panrita yang menampung lebih seratus pengungsi menjadi salahsatu sasaran kami dalam menyalurkan bantuan,” pungkasnya.