SMPN 22 Makassar Buat Kelas Pemulihan Bagi Siswanya yang Tinggal Kelas

Saat PPDB di SMP Negeri 22 Makassar

reportasependidikan.com – SMP Negeri 22 Makassar melakukan karantina bagi siswanya yang tinggal kelas. Para siswa tinggal kelas ini dikumpulkan dalam ruangan yang disebut Kelas Pemulihan selama 1 bulan hingga 2 bulan lamanya.

“Jadi yang masuk kelas pemulihan itu rata-rata siswa yang nakal. Di dalam kelas itu kami bentuk karakter mereka untuk lebih baik. Alhamdulillah, sejak diterapkan kelas pemulihan ini, banyak siswa yang awalnya nakal, sekarang menjadi baik,” terang Hj. Salma, S.Pd, M.Pd selaku kepala sekolah kepada reportasependidikan.com, rabu (11/7).

Salma melanjutkan, untuk tahun ini ada sekitar 30 siswa yang masuk kategori tinggal kelas. 30 siswa ini akan kami masukkan dalam kelas pemulihan. Nanti dari situ kami lihat perkembangannya, mana siswa yang bisa naik kelas, dan mana siswa yang memang harus tinggal kelas.

Baca juga:  SDI Tamalanrea I Makassar Mulai Persiapan OSN MIPA

Tapi biasanya, siswa yang sudah digodok di dalam kelas pemulihan akan lebih baik prilakunya. Sehingga itu yang akan jadi pertimbangan untuk memberi kesempatan untuk naik kelas.

Salma menambahkan, siswa yang dinyatakan tinggal kelas di sekolah ini lebih karena perilakunya yang buruk, bukan semata nilai akademiknya yang rendah.

Sementara  untuk mengantisipasi siswanya menggunakan narkoba, SMP Negeri 22 rencananya akan melakukan kerjasama dengan Badan Narkotika kota Makassar untuk melakukan pengecekan secara rutin. Dan bagi peserta didik baru, diwajibkan orangtuanya untuk membuat surat pernyataaan anaknya bebas dari narkoba.

You cannot copy content of this page