Siswa SDI Mallengkeri Bertingkat Buat Pupuk Takakura

REPORTASE PENDIDIKAN – Siswa UPT SPF SD Inpres Bertingkat Mallengkeri Makassar melaksanakan kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pengolahan sampah organik melalui kegiatan TAKOSA (Takakura Kompos Organik).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mengelola sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat serta ramah lingkungan.

Biasanya, sampah organik masih banyak dibuang dan bercampur dengan sampah lainnya, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Melalui program TAKOSA ini, sekolah menghadirkan solusi sederhana dan praktis yang dapat diterapkan langsung oleh siswa di sekolah.

Dalam pelaksanaanya, guru memperkenalkan metode Takakura sebagai teknik pengomposan. Metode ini dipilih karena tidak membutuhkan lahan yang luas, mudah diterapkan di lingkungan sekolah, serta tidak menimbulkan bau, sehingga aman dan nyaman digunakan oleh siswa.

Baca juga:  Peringati HUT RI ke-72, SDI Batua I Adakan Lomba Sekolah Sehat

Hj. Rosmiati, S.Pd selaku kepala sekolah mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mendorong perubahan perilaku siswa dalam mengelola sampah.

“Melalui program TAKOSA, kami ingin mengajak siswa untuk mulai mengolah sampah organik yang ada di lingkungan sekolah secara mandiri dengan metode Takakura yang sederhana dan ramah lingkungan, sehingga dapat mengurangi volume sampah sekaligus memberikan manfaat bagi tanaman.” ungkapnya.

Lanjutnya, Program ini sangat baik karena tidak hanya membantu mengurangi sampah organik, tetapi juga menghasilkan kompos yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman. Selain itu, metode ini tergolong ekonomis karena siswa dapat memproduksi pupuk secara mandiri di sekolah maupun rumah.

You cannot copy content of this page