
reportasependidikan.com – Program Sedekah Sampah kembali dilaksanakan oleh komunitas Sedekah Sampah (SS) saat Car Free Day (CFD) digelar di Jl. Boulevard, Minggu (17/12) kemarin.
Program ini turut melibatkan beberapa sekolah yang berkerjasama dengan binaan Dokter Kecil seperti SD Inpres Bakung II (Nuraedah, S. Pd), SD Inpres Minasaupa (Ratna, S. Pd, MM), SD Pertiwi (Hasliah, S. Pd), SD Inpres Mangasa I (Hj. St. Normah, S. Pd., M. Pd), SD N Rappocini (Juli Astutik, S. Pd., M. Pd), dan SD Inpres Tidung 2 (Hasdawati, S. Pd) serta ditemani Gaku Sutomi, pegiat lingkungan hidup dari Jepang.
Uniknya peserta Sedekah Sampah ini lansung didampingi oleh kepala sekolah yang bersangkutan bersama para guru dan siswa.

Disisi lain, Sedekah Sampah turut berpartisipasi memungut dan membersihkan sampah di sepanjang jalan Boulevard. Kemudian dilanjutkan dengan memilah sampah yang bernilai jual, seperti kemasan botol dan air.
Sampah tersebut akan dibawa ke Mall Sampah dan hasil dari penjualan tersebut akan disumbangkan ke lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) wilayah Sulawesi Selatan.
“Hal ini akan gencar dilakukan mengingat sedekah bukan hanya berupa uang yang lansung bisa diberikan tetapi sampah juga yang kadang tak ternilai bisa menjadi ladang pahala” ungkap Kak Zhu pengagas Sedekah Sampah dan Presiden Dokter Kecil. (Ramli Tamrin)