
reportasependidikan.com – Siswa SDN Rappocini menunjukkan kepeduliannya terhadap musibah gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Timur.
Kepedulian siswa SDN Rappocini ini terlihat saat mereka menggalang bantuan untuk saudara kita yang tertimpa musibah gempa.
uniknya, para siswa tidak hanya mengumpulkan uang dalam bentuk sedekah untuk menggalang bantuan ini. Namun mereka pun mengumpulkan hasil sampah daur ulang mulai dari kelas I hingga kelas VI. Setelah ditimbang, ada sekitar 23 kilogram. Uang dari hasil sampah ini pun ikut didonasikan bagi korban gempa di Lombok.

Juli Astutik, S.Pd, M.Pd selaku kepala sekolah mengatakan, dalam bersedekah tidak selamanya mesti dengan uang. Dengan sampah pun bisa. Asal dikelolah dengan baik, sampah pun bisa jadi uang, dan hasilnya ini yang kita sumbangkan.
Juli menambahkan, uang sedekah yang terkumpul dari siswa sebanyak Rp. 437.000,-. Ini belum termasuk hasil dari sampah.
“Semua ini akan kami salurkan untuk korban gempa di Lombok,” pungkasnya.