
reportasependidikan.com – Guru SDN Pampang, Muhammad Sayyidin, S.Pd., M.Pd., saat berdiskusi bersama dengan tim Massikola (Makassar Siap Sekolah) bentukan dr. Udin Shaputra Malik, yaitu Zhuchri Kasman di rumahnya mengenai beberapa siswa di sekolahnya yang putus sekolah dengan berbagai latar belakang alasan masing-masing.
Di antara diskusi itu muncullah keinginan untuk bertamu langsung ke SDN Pampang dan bertemu langsung dengan Kepala Sekolah.
Tidak berselang lama, hari Rabu pada tanggal 9 November 2022 siang setelah pihak sekolah melakukan supervisi bersama para pengawas sekolah dan juga pasca merayakan Hari Jadi Kota Makassar ke 415.

Siang itu Kepala Sekolah SDN Pampang, Bhakti Pandi Hasin, S. Pd., langsung menerima Tim Massikola yang diwakili oleh Zhuchri Kasman dan Maghfirah yang merupakan alumni dokter kecil.
Sekitar 15 menitan berdiskusi, Kepala Sekolah dan jajaran Guru siap membantu memberikan informasi anak-anak yang memiliki kendala untuk bersekolah kembali.
Berbagai latar belakang pun muncul alasan sampai siswa ada beberapa yang tidak bersekolah.
Ada alasan akibat pandemi, ada juga siswa yang aktif namun tidak memiliki Akta Kelahiran, ada anak yang kena candu untuk mengisap lem, ada pula anak yang sebatas karena tidak sengaja merusak kendaraan yang sedang parkir dan akhirnya siswa tersebut tidak berani ke sekolah lagi.
Berbagai alasan tersebut coba dibantu oleh tim Massikola dengan masing-masing alasan yang ada untuk diselesaikan. Terlebih bahwa ada anak yang punya alasan bahwa anak tersebut sama sekali sudah tidak mau bersekolah.
Kepala Sekolah SDN Pampang mengatakan, “Pihak sekolah akan siap mendukung program yang baik agar bisa memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat terkhusus di bidang pendidikan”.

Melalui sambungan Whatsapp, dr. Udin Shaputra Malik sebagai Founder Massikola mengatakan, “Kami berterima kasih atas semangat membantu anak-anak di dunia pendidikan karena kita tidak pernah tahu masa depan yang mereka rengkuh ketika mereka terdidik”.
Di akhir diskusi, tim Massikola bersama Kepala Sekolah dan perwakilan Guru untuk berfoto bersama. Bersama kita peduli atas situasi orang sekeliling demi kebaikan di masa depan.