
reportasependidikan.com — UPT SPF SD Negeri Paccinang I Makassar menerapkan pembiasaan salat wajib 5 waktu bagi siswanya.
Siswa yang masuk pagi sebelum pulang lebih dulu melaksanakan salat duhur secara berjamaah. Begitu pun siswa yang masuk siang akan melaksanakan salat azhar secara berjamaah.
Ruang perpustakaan berfungsi ganda sebagai tempat bagi salat bagi siswa. Namun karena ruang perpustakaan tidak bisa menampung seluruh siswa sehingga sebagian siswa melaksanakan salat di dalam kelas masing-masing.

Muh. Fitri, S.Pd, M.Pd selaku kepala sekolah mengatakan, di sekolah kami menerapkan pelaksanaan salat wajib 5 waktu pada siswa.
Salat dhuha siswa juga laksanakan namun pelaksanaannya hanya sekali sepekan. Kami lebih mengedepankan salat wajib secara berjamaah bagi siswa seperti salat dhuhur dan salat azar yang dapat dilaksanakan di sekolah, selebihnya di rumah.
“Jadi bukan sekedar memberikan pembiasaan salat bagi siswa, tapi kami juga menanamkan pemahaman bahwa yang wajib yang lebih utama dikerja, baru sunnah,” ungkapnya.
Untuk ruang salat kami memanfaatkan ruang perpustakaan karena kami belum memiliki musala.
Ruang perpustakaan inipun kecil sehingga kami membagi siswa setiap harinya untuk salat berjamaah di dalam perpustakaan, selebihnya di melaksanakannya di dalam kelas.
“Apa yang kami lakukan ini bukan sekedar melakukan pembiasaan salat bagi siswa, namun juga menanamkan kesadaran diri untuk selalu melaksanakan salat wajib 5 waktu di mananapun berada,” pungkasnya.