
reportasependidikan.com – Adiwiyata tidak hanya menjadikan sekolah ramah lingkungan bagi siswa. Tapi juga bagaimana membuat penghematan dalam penggunaan air ataupun listrik yang ada di sekolah.
Hal ini coba dilakukan SDN Melayu Muhammadiyah kecamatan Wajo dengan membuat hal sederhana dalam menghemat penggunaan air di sekolahnya.
Jika pada umumnya tempat cuci tangan menggunakan westafel, sekolah yang saat ini menuju adiwiyata provinsi ini hanya memasang beberapa kran air yang diletakkan di atas taman depan kelas.
“Jadi kami membuat tempat cuci tangan untuk siswa dengan memasang kran air di beberapa titik di atas taman sekolah,” ungkap, Zul Arsi, S.Pd, M.Pd selaku kepala sekolah saat ditemui reportasependidikan.com di sekolahnya, jumat (2/2).
Lanjutnya, saat siswa mencuci tangannya di atas taman, dengan sendirinya air itu akan jatuh ke taman yang ditumbuhi dengan berbagai tanaman ini.
“Jadi dengan cara demikian, air yang siswa gunakan tidak terbuang percuma,” katanya.

Sementara dalam persiapannya menuju adiwiyata provinsi, Zul Asri mengatakan baru saja mengadakan rapat dengan orangtua siswa. Dia berharap, dalam targetnya menuju adiwiyata provinsi 2018, dia menginginkan ada keterlibatan orangtua siswa di dalamnya.