SDN KIP Bara-Baraya II Menerima 2 Anak Putus dan Tidak Sekolah Warga Bara-Baraya Selatan

reportasependidikan.com – Kecamatan Makassar tepatnya di wilayah Kelurahan Bara-Baraya Selatan sudah beberapa kali didatangi oleh tim Massikola (Makassar Siap Sekolah) bentukan dr. Udin Shaputra Malik, setelah mendapatkan laporan dari Kakak Nur Alam dari organisasi tim siaga bencana berbasis masyarakat Sibat PMI Kecamatan Makassar.

Beberapa kali kunjungan tim Massikola yang diwakili oleh Zhuchri Kasman, ditemukan beberapa masalah dan alasan anak-anak di wilayah tersebut hingga putus sekolah.

Alasan ekonomi, persolan rumah tangga hingga masalah yang unik yaitu kebanyakan orangtua dengan kendala ekonomi memasukkan anaknya bersekolah di sekolah swasta, padahal mereka memiliki masalah di sisi ekonomi untuk membayar biaya selama bersekolah di sana.

Dengan berbagai latar belakang persoalan itu, tim Massikola pun membuat dua siswa yang telah siap data kependudukannya, yaitu Akta kelahiran dan NIK di Kartu Keluarga agar bisa dimasukkan ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di SDN KIP Bara-Baraya II yang merupakan lokasi sekolah terdekat dari wilayah tempat mereka tinggal.

Baca juga:  Tim Puskesmas Turun 4 Kali Memberi Imunisasi Campak-Rubella di Kompleks SDN Kalukuang

Dalam penanganan anak putus sekolah dengan masalah ekonomi, maka tim Massikola memulai dengan mencarikan sekolah terdekat agar tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan. Serta tim akan mencoba mencarikan donatur dari Lembaga Kemanusiaan untuk bisa membelikan pakaian seragam sekolah agar dapat dipakai oleh mereka.

Pengembalian anak putus sekolah (APS) atas nama Galang dan Khaeril ke SDN Kip Bara-Baraya II menerima untuk mencegah mereka menjadi anak putus sekolah. Terlebih lagi mereka sendiri yang berkeinginan bersekolah.

Kepala SDN Kip Bara-Baraya II, Hj. Indarwati, S.Pd., mengatakan, “Kami terbuka untuk menerima siswa yang ingin bersekolah. Sekaligus menjadi informasi buat masyarakat sekitar jika sekolah negeri tidak membebani biaya kepada siswa, sehingga mendaftarlah ke sekolah negeri jika tidak memiliki kemampuan secara ekonomi”.

Melalui sambungan telepon, dr. Udin Malik menyampaikan bahwa, “Tim Massikola akan terus bergerak dalam penyelesaian persoalan pendidikan agar masyarakat lebih baik secara kehidupannya ke depan karena terdidik dengan baik”.

You cannot copy content of this page