
reportasependidikan.com — UPT SPF SD Inpres Kantisang kecamatan Tamalanrea kota Makassar melaksanakan kegiatan Implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Dalam PBM bersama komunitas belajar AJARKA, sabtu 4 oktober 2025.
Kegiatan yang diikuti guru ini menghadirkan pemateri Muh. Kadri, S.Pd, M.Pd.
Diketahui, pembelajaran mendalam (deep learning) dalam konteks pendidikan merujuk pada pendekatan yang mendorong siswa untuk memahami konsep secara lebih mendalam, bukan hanya menghafal. Ini melibatkan pemikiran kritis, pemecahan masalah, dan penerapan pengetahuan dalam berbagai konteks.
Guru perlu beradaptasi dengan pendekatan ini melalui pelatihan dan pengembangan diri, serta memanfaatkan berbagai metode dan perangkat ajar yang mendukung pembelajaran mendalam.
Maryam, S.Pd selaku kepala sekolah mengatakan, Pembelajaran mendalam adalah pendekatan yang penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Guru memiliki peran kunci dalam mengimplementasikan pendekatan ini dengan memanfaatkan berbagai metode, perangkat ajar, dan teknologi yang relevan.
Dengan dukungan yang tepat, pembelajaran mendalam dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, relevan, dan menyenangkan bagi siswa.
Lebih jauh Maryam menjelaskan, Implementasi pembelajaran mendalam mengedepankan berpusat pada peserta didik, yang menekankan pengembangan kompetensi abad ke-21 (berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, karakter, dan kewarganegaraan), pemahaman kontekstual, dan pembelajaran yang bermakna, holistik, serta menyenangkan. Hal ini dicapai melalui pengalaman belajar yang menantang, penerapan model pembelajaran inovatif, asesmen otentik, dan dukungan ekosistem yang kuat untuk transformasi pendidikan yang lebih relevan dan berdampak.
