SDI Galangan Kapal III Laksanakan Tryout Tes Kemampuan Akademik

 

REPORTASE PENDIDIKAN – Siswa kelas 6 UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal III kecamatan Tallo kota Makassar menggelar asesmen awal Tes Kemampuan Akademik (TKA), senin 9 februari 2026.

Kegiatan berlangsung selama 2 hari. Hari pertama pelajaran Matematika dan hari kedua pelajaran Bahasa Indonesia.

Hasnawati, S.Pd selaku kepala sekolah mengatakan, hari ini siswa kelas 6 mengikuti tryout atau asesmen awal Tes Kemampuan Akademik yang berlangsung dengan jujur dan menggembirakan.

Asesmen awal ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan bimtek model BATA yang telah dilaksanakan FKKG kota Makassar bersama Dinas Pendidikan kota Makassar sehari sebelumnya.

Diketahui, memasuki awal tahun 2026, pemerintah mulai mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai asesmen nasional untuk mengukur capaian belajar murid, termasuk pada jenjang Sekolah Dasar kelas 6.

Pendaftaran TKA untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat resmi dibuka sejak 19 Januari hingga 28 Februari 2026 dan dapat diikuti oleh peserta didik yang telah memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid. Setelah masa pendaftaran berakhir, rangkaian TKA akan dilanjutkan dengan simulasi, gladi bersih, hingga pelaksanaan utama.

Simulasi jenjang SD dijadwalkan pada 2–8 Maret 2026, pelaksanaan utama pada 20–30 April 2026, serta pengumuman hasil nasional pada 25 Mei 2026. Setelah simulasi TKA, satuan pendidikan akan mengikuti tahap gladi bersih yang berlangsung pada 9–17 Maret 2026. Tahap ini bertujuan memastikan tidak ada kendala teknis saat pelaksanaan utama.

Baca juga:  Penerimaan Peserta Didik Baru Berjalan Lancar di SDN Paccinang I

Pelaksanaan TKA SD akan diadakan pada 20-30 April 2026. Dalam TKA, soal disusun untuk menguji kemampuan berpikir murid secara komprehensif.

Berdasarkan penyajiannya, soal terbagi menjadi soal tunggal dan soal grup.  Soal tunggal berdiri sendiri tanpa keterkaitan dengan soal lain, sedangkan soal grup disusun berdasarkan satu stimulus yang sama, seperti teks bacaan, tabel, atau ilustrasi.

Dari segi bentuk, TKA menggunakan tiga model soal. Di antaranya, pilihan ganda sederhana, dengan satu jawaban benar.

Kemudian pilihan ganda kompleks model multiple choice multiple answers (MCMA), yang memungkinkan lebih dari satu jawaban benar.

Selanjutnya, pilihan ganda kompleks model kategori, di mana peserta harus merespons setiap pernyataan, misalnya dengan memilih “benar” atau “salah”.

Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, soal dirancang untuk mengukur kemampuan memahami bacaan, menafsirkan informasi, hingga menilai ketepatan penggunaan bahasa.

Sementara itu, Matematika menitikberatkan pada pemahaman konsep, penerapan logika, serta kemampuan memecahkan masalah kontekstual.

Oleh karena itu, sebelum mengikuti TKA, siswa dapat mengikuti simulasi terlebih dahulu yang telah disediakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik).

You cannot copy content of this page