reportasependidikan.com – Abd. Razak, seorang guru honor SDN Benggaulu Mamuju Utara, Sulawesi Barat menulis sebuah sajak tentang kepedihan menjadi guru honorer.
Dengan judul, Inikah Keadilan? Sajak ini dialamatkan kepada Najwa Sihab agar dibacakan pada acara televisi Mata Najwa yang tampil di Trans 7.
Abd. Razak yang sudah 15 tahun mengabdi menjadi guru honorer dengan upah Rp. 300 ribu/bulan dalam sajaknya mengungkapkan kekecewaan guru honorer yang berstatus Kategori 2 (K2) di atas usia 35 tahun harus mengubur mimpinya menjadi seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Hal ini tertuang dalam peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Menpan-RB) nomor 36 tahun 2018 yang menyatakan hanya tenaga honorer K2 berusia maksimal 35 tahun per 1 agustus 2018 yang berkesempatan menjadi CPNS.
Razak menilai, pemerintah mengabaikan pengabdian para guru honorer K2 yang telah mengabdi puluhan tahun dan lebih memilih memberi kesempatan bagi guru honorer yang baru mengabdi untuk menjadi CPNS.
Berikut sajaknya:
REPORTASE PENDIDIKAN - UPTD SPF SD Inpres Bertingkat Mamajang 1 kecamatan Mamajang kota Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipusatkan…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPTD SPF SD Negeri Kompleks Balang Baru kecamatan Tamalate kota Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipusatkan…
REPORTASE PENDIDIKAN - Peringatan maulid nabi Muhammad SAW juga digelar di UPTD SPF SD Inpres Kassi-Kassi kecamatan Rappocini kota Makassar, Jumat 11…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPTD SPF SD Inpres Rappojawa kecamatan Tallo kota Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPTD SPF SD Negeri Kapotayudha kecamatan Mamajang kota Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema,"Meningkatkan Kecintaan…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPTD SPF SD Inpres Bertingkat Labuang Baji kecamatan Mamajang kota Makassar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul…
This website uses cookies.