Pentingnya Menanamkan Karakter Religius Sejak Dini untuk Anak’Ta

MUSTARI, S.Pd., M.Hum

Karakter religius adalah proses transformasi nilai-nilai agama untuk ditumbuhkembangkan dalam kepribadian seseorang sehingga menjadi satu dalam perilaku kehidupan orang itu.

Agama memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia. Agama menjadi pemandu dalam upaya mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan bermartabat, serta menjadi suatu yang sangat penting dimiliki oleh setiap individu yang dapat menuntun kehidupan.

Oleh karena itu implementasi karakter religius memiliki kedudukan sangat penting dalam karakter.

Karakter Religius Menurut Para Ahli

Menurut Agus Wibowo (2021), karakter religius diartikan sebagai sikap atau perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang di anut, toleran terhadap pelaksanaan ibadah, dan hidup rukun dengan sesama.

Sedangkan menurut Muslih (2022) karakter religius merupakan usaha untuk mewujudkan nilai-nilai agama yang ada di dalam Al-Qur’an dan AlHadits ke dalam diri seseorang.

Macam-macam Karakter religius

1. Religius adalah sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang

dianutnya,toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan agama lain.

2. Jujur adalah perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang

selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

3. Toleransi adalah sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

4. Disiplin adalah tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

5. Kerja keras adalah perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagi hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

6. Kreatif adalah berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.

7. Mandiri adalah sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

8. Rasa ingin tahu adalah sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, serta didengar.

Baca juga:  Kompleks SD Bawakaraeng Bentuk Komite Sekolah Satu Pintu

9. Cinta damai adalah sikap, perkataan, atau tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.

10. Peduli lingkungan adalah sikap atau tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, serta mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

Pentingnya karakter Religius bagi anak

Dalam mendidik seorang anak, hal yang paling utama ditanamkan sebaiknya adalah nilai agama dan moral. Sebab agama dan moral adalah pondasi utama dalam membentuk karakter seoang manusia.

Jika manusia tidak memiliki moral, maka sikapnya akan buruk, begitupun jika seorang manusia tidak memiliki agama, maka tujuan hidupnya tidak akan jelas.

Itulah mengapa begitu pentingnya aspek nilai agama dan moral untuk anak usia dini. Anak-anak bagaikan selembar kertas putih yang masih bersih, dan apa yang kita ajarkan bagaikan tinta hitam yang akan terpatri apda diri anak.

Maka dari itu, sejak dini anak harus diajarkan hal-hal yang baik menurut moral dan agama.

Tentunya hal ini bertujuan untuk memberikan sang anak bekal saat menghadapi kehidupan di hari-hari berikutnya hingga ia dewasa.

Pengajaran kepada anak memang tidak harus keras dan memaksa.

Cara ampuh memberikan pelajaran atau didikan kepada anak adalah dengan memberikan anak contoh dengan sikap kita. Sebab anak adalah peniru yang ulung.

Kita yang dalam kesehariannya berada di sekitar anak, akan diperhatikan dan dicontoh oleh anak.

Maka dari itu dalam berperilaku ketika dihadapan anak juga kita harus hari-hati dan sebisa mungkin harus memberikan contoh yang baik di depan anak.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

وَقَالَعَلَ يهِالصََّلَةُوَالسََّلَمُ: أَ كرِمُوا أَ وَلَدَكُ م وَأَ حسِنُوا آدَابَهُمْ

Artinya: Nabi SAW bersabda“Muliakanlah anak-anak kalian dan ajarilah mereka tata

krama.” (HR Ibnu Majah).

 

Oleh MUSTARI, S.Pd., M.Hum.

Makassar, 27 Desember 2022

You cannot copy content of this page