
reportasependidikan.com — Isman, S.Pd., M.Pd., Kepala UPT SPF SDI Unggulan BTN Pemda menerima permintaan kerja sama dari Direktur Yayasan Rumah Senyum Sehat (RSS), Zhuchri Kasman dan Founder Sekolah Rakyat Sulawesi (Selaras), Ris Aulia Mhuzdaliva.
Kepala sekolah setelah program donasi seragam gratis yang belum sempat dilaksanakan, sehingga ketiga belah pihak menganggap bahwa bisa dilaksanakan dengan kolaborasi program yang akan dijalankan. Selaras dan RSS menjalankan program pengentasan baca, tulis dan hitung (calistung).
Nah untuk bisa melaksanakan hal tersebut, Selaras dan RSS membutuhkan tempat untuk melakukan pengenalan program kepada para relawan pengajar yang telah direkrut melalui open recruitment (oprec) melalui media sosial pada tanggal 25 – 31 Januari 2025.
Kemudian sejak 1 Februari 2025 dimulai melakukan pengisian data diri secara online. Hingga pada tanggal 9 Februari 2025, dilaksanakanlah pembekalan pertama untuk relawan mengenai pengenalan program pengentasan membaca, menulis dan berhitung (Calistung).

Pembekalan dimulai pada pukul 13.45 wita dengan diisi oleh 2 materi.
Materi pertama oleh Direktur RSS, Zhuchri Kasman mengenai Pengenalan Program Pengentasan Calistung.
“Program ini ingin membantu siswa yang belum lancar dalam masalah calistung. Namun, In Syaa Allah beberapa kegiatan sosial lainnya akan dipersiapkan agar bisa membantu masyarakat bahkan termasuk program Pemerintah yang berdampak bagi masyarakat”, penjelasan Zhuchri.

Materi kedua dibawakan oleh Founder Selaras, Ris Aulia Mhuzdaliva tentang Sekolah Rakyat Sulawesi dan Volunteerisme.
Ris menjelaskan bahwa, “Relawan itu memberikan kebaikan yang sungguh luar biasa kepada diri sendiri dan orang lain. Sehingga Selaras ini diharapkan bisa menjadi salah satu jalan kebaikan dalam bentuk kerelawanan.”
Acara di akhiri dengan foto bersama selepas shalat ashar.