
reportasependidikan.com – Hari Kebudayaan kota Makassar yang sudah memasuki tahun ke 3 ini menjadi ajang tersendiri bagi seluruh sekolah di kota Makassar dalam menampilkan ciri khas daerah, baik dari penampilan busana guru dan siswa ke sekolah maupun makanannya.
Hal tersebut menjadi problem tersendiri karena guru dan siswa harus mencari pakaian adat daerah yang akan dikenakannya.
Namun bagi SD Negeri Tanggul Patompo I kecamatan Mamajang hal tersebut tidak menjadi soal. Karena mereka telah memiliki inventaris pakaian adat untuk guru maupun siswa.
Sijaya, S.Pd selaku kepala sekolah saat ditemui di ruang kantornya mengatakan, dari dulu kami memang sudah mempunyai inventaris pakaian adat daerah. Jadi ketika ada kegiatan kebudayaan seperti hari ini, kami tidak perlu lagi repot mencari apalagi menyewa.
“Seperti pakaian adat yang saya pakai ini adalah milik sekolah kami sendiri. Begitu pun dengan guru-guru dan siswa yang datang pada hari ini juga menggunakan pakaian inventaris sekolah,” ungkapnya.
Lanjutnya, pakaian-pakaian tersebut sudah kami siapkan sejak sekolah kami menuju adiwiyata mandiri 3 tahun yang lalu.