
reportasependidikan.com – Dalam menuju sekolah adiwiyata, SD Negeri Pagandongan I dan II kecamatan Biringkanaya mengadakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Lembaga Mitra Guru Terbimbing, sabtu (27/1).
Penandatanganan ini sebagai bentuk kerjasama untuk pendampingan dan pembinaan adiwiyata yang akan berlangsung selama 7 kali pertemuan bersama Mitra Guru Terbimbing, dan sekali pertemuan dengan menghadirkan narasumber dari DLHD Provinsi Sulsel.
Kerjasama ini pun di support oleh DLHD Provinsi Sulsel, Bank Sampah Pusat, dan yayasan Mappepaccing.

Diawal pertemuan ini, Mulyadi selaku pimpinan Mitra Guru Terbimbing langsung melakukan diskusi dan kajian bersama guru-guru dari kedua sekolah tersebut tentang lingkungan sekolah, diantaranya: sampah, pemanfaatan lahan, drainase, dan SDM dalam menentukan kekuatan dan kelemahan sekolah untuk menyusun rencana aksi.
Dr. Suriama Abe, S.Pd, M.Pd selaku kepala SDN Pagandongan I berharap, kerjasama ini dapat memberi dampak positif untuk para guru dalam menambah wawasannya tentang sekolah adiwiyata.
Hal serupa juga diharapkan oleh Syarifuddin, S.Pd selaku kepala SDN Pagandongan II. Dia berharap, kerjasama dengan lembaga Mitra Guru Terbimbing ini, dapat menghantarkan sekolahnya menjadi sekolah adiwiyata.