reportasependidikan.com – Mengawali tahun ajaran baru 2017/2018, SD Inpres Rappocini mulai menerapkan kedisiplinan pada siswanya. Hal ini terlihat saat siswa yang terlambat disuruh berbaris depan kantor dan diberi arahan oleh kepala sekolah, selasa (18/7/2017).
Karena keterlambatannya, siswa diberi hukuman dengan memungut sampah yang ada di lingkungan sekolah.
Mashaeni, S.Pd selaku kepala sekolah mengatakan, kedisiplinan ini akan kami selalu terapkan tanpa memberi siswa hukuman yang memberatkan. Hukuman ini justru dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk menjaga lingkungan sekolah tetap bersih.
Dengan kedisiplinan ini, Mashaeni berharap siswanya tidak ada lagi yang terlambat.
Berikut video saat kepala sekolah memberi arahan pada siswanya yang terlambat
(Adhy Marshal – reportasependidikan.com)
Makassar, 1 Agustus 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Daerah Rampas Setia 08 Provinsi Sulawesi Selatan resmi dilantik…
REPORTASE PENDIDIKAN - Di bawah kepemimpinan Reni Astuty Latif, S.Pd., M.Pd, UPT SPF SD Inpres Bertingkat Labuang Baji kecamatan Mamajang kota…
MAKASSAR - Kejuaraan Daerah INKANAS Piala Kapolda dan Series II Dansat Brimob Polda Sulawesi Selatan resmi digelar di JK Arenatorium…
REPORTASE PENDIDIKAN - Juli Astutik, S.Pd, M.Pd selaku kepala UPT SPF SD Negeri Rappocini Makassar memprakarsai Pembuatan tempat sampah botol dan gelas…
REPORTASE PENDIDIKAN - Dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, UPT SPF SD Negeri Daya II kecamaran Biringkanaya kota Makassar melakukan peluncuran program…
MAKASSAR – Semangat kebersamaan guru di wilayah Bawakaraeng kembali menguat. Musyawarah Ranting Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI Bawakaraeng sukses digelar…
This website uses cookies.