LCM Rajawali Bawa Majelis Dzikir Yayasan Shirathaal Mustaqiim Berziarah ke 4 Makam Bersejarah

reportasependidikan.com — Lembaga Citra Muda (LCM) Rajawali membawa Majelis Dzikir Yayasan Shirathaal Mustaqiim kota Makassar berkunjung dan berziarah ke makam-makam bersejarah yang ada di kota Makassar dan kabupaten Gowa, sabtu (2/9/2023).

Pada kunjungan ini ada 4 lokasi makam yang didatangi yaitu; makam Pangeran Diponegoro, makam Datuk Ribandang, makam Syeck Yusuf dan terakhir Makam Sultan Hasanuddin.

Kegiatan ini diikuti dan dipimpin langsung oleh pemimpin Majelis Dzikir Yayasan Shirathaal Mustaqiim kota Makassar,  Habib Hamid Bin Muhammad Al Hamid.

Pimpinan Majelis Dzikir Yayasan Shirathaal Mustaqiim kota Makassar, Habib Hamid memimpin dzikir saat di makam Pangeran Diponegoro

Yusuf Sanjaya selalu pimpinan LCM Rajawali mengatakan, Lembaga Citra Muda Rajawali selama ini dikenal dengan kegiatan Rajawali Road To Sejarah-nya yang membawa pelajar dari mulai tingkat TK hingga SMA berkunjung ke tempat-tempat bersejarah yang ada di daerah ini.

Namun sekarang kami juga akan membawa peserta selain pelajar seperti pada hari ini kami membawa rombongan Majelis Dzikir Yayasan Shirathaal Mustaqiim kota Makassar.

Baca juga:  Meriah Peringatan HUR RI ke-79 di SDN Mattoanging II

Hal ini kami lakukan karena sejarah dan budaya di daerah ini sangat perlu diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat dari pelajar hingga masyarakat biasa.

Saat memasuki makam Syech Yusuf di kabupaten Gowa

Pada kesempatan ini, Majelis Dzikir Yayasan Shirathaal Mustaqiim kota Makassar kami bawa mereka berkunjung dan berziarah ke makam-makam bersejarah yang ada di kota Makassar dan kabupaten Gowa.

Ada 4 makam yang kami kunjungi pada hari ini yang semuanya merupakan bukti sejarah perjuangan bangsa dan perkembangan agama Islam khususnya di tanah Makassar.

Saat berkunjung, rombongan Majelis Dzikir Yayasan Shirathaal Mustaqiim kota Makassar tidak hanya sekedar berziarah, mereka juga menggelar dzikir yang dipimpin langsung oleh Habib Hamid pada setiap makam yang dikunjungi.

Berziarah ke makam Sultan Hasanuddin
You cannot copy content of this page