"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: Coretan

Kisah Si Hamid, Murid yang Bodoh

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

reportasependidikan.com – Ada seorang anak yang bernama Hamid. Dia bersekolah di sebuah desa terpencil di pedalaman Marokko.
Semua teman sekelas membencinya karena kebodohannya, terlebih lagi guru si Hamid yang selalu berteriak kepadanya..
“Kamu membuat saya gila Hamid !!! ”

Suatu hari ibunya datang ke sekolah untuk melihat apa yang Hamid lakukan, si guru menceritakan apa adanya kepada sang ibu bahwa anaknya adalah sebuah bencana bagi sekolah, selalu dapat nilai jelek dan dia tidak pernah melihat ada anak sebodoh itu di sepanjang karirnya sebagai guru.
Ibu si Hamid tidak terima mendapatkan laporan seperti itu, oleh ibu Hamid dikeluarkan dari sekolah itu dan diajak pindah ke kota lain.

Akhirnya, 25 tahun kemudian, sang guru terkena serangan jantung, dokter menyarankan agar dia melakukan operasi ke dokter spesialis bedah jantung. Karena tak ada jalan lain, akhirnya operasi pun dilakukan dan sukses.

Sesaat setelah operasi, sang guru membuka matanya, dia melihat seorang dokter yang tampan sedang tersenyum padanya, dia mau mengucapkan sesuatu pada si dokter tapi tak mampu bicara karena masih terpengaruh obat bius.

Sejurus kemudian, Sang guru kelihatan panik dan menggerak-gerakan kepalanya, wajahnya mulai kelihatan membiru, dia mengangkat tangannya untuk memberitahu sang dokter tentang sesuatu.

Tapi ternyata terlambat, si guru akhirnya meninggal dunia.

Sang dokter sangat terkejut dan berusaha memahami apa yang barusan terjadi, dia membalikan badannya dan melihat si Hamid yang bekerja di rumah sakit itu sebagai cleaning service telah mencabut colokan listrik alat bantu pernapasan untuk diganti dengan colokan listrik vacuum cleanernya.

Jadi jika anda tadi berpikir bahwa Hamid adalah si dokter,  ANDA SALAH!

Ini berarti anda terlalu banyak nonton sinetron atau film India atau terlalu sering menghadiri seminar motivasi (*)

 

(Oleh : AyahAdyWiyono)

Recent Posts

Bimbingan Teknis IGA 2026: Penyusunan Berkas Inovasi “SIPAMMAMASE” Tepat Waktu

​MAKASSAR, 14 AGUSTUS 2026 – Dalam rangka menyongsong ajang penghargaan bergengsi Innovative Government Award (IGA) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan…

1 jam ago

Safari Dongeng dan Gerakan Amal di SDI Tello Baru I/1

REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Tello Baru I/1 kecamatan Panakkukang kota Makassar menghadirkan kegiatan edukatif yang menginspirasi melalui program Safari Dongeng dan…

16 jam ago

SDI Perumnas I Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Porseni Kemerdekaan

REPORTASE PENDIDIKAN - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, UPT SPF SD Inpres Perumnas I kecamatan Rappocini kota Makassar…

17 jam ago

Semarak Kemerdekaan HUT ke-81 RI di SDI Unggulan BTN Pemda

reportasependidikan.com -- Menyambut HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda kecamatan Rappocini kota Makassar menggelar berbagai…

17 jam ago

Semarak Kemerdekaan di SDI Perumnas IV Diawali dengan Pawai Peduli Lingkungan

REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Perumnas IV Kecamatan Rappocini kota Makassar memanfaatkan momentum hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81…

18 jam ago

Meriah Lomba HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SDI Kantisang

reportasependidikan.com -- Kemeriahan dalam menyambut HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga terlihat di UPT SPF SD Inpres Kantisang kecamatan Tamalanrea kota…

1 hari ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.