Ini Sejarah Awal Penggunaan Lambang Tanda Tanya

int

reportasependidikan.com – Pada awalnya, dalam bahasa latin, untuk mengindikasikan pertanyaan, orang harus menuliskan kata “Questio” di akhir kalimat untuk menandakan bahwa kalimat tersebut adalah kalimat tanya. Maka untuk menghemat tempat, kata tersebut akhirnya disingkat menjadi qo, yang kemudian dimampatkan lagi menjadi huruf q kecil diatas huruf o, yang akhirnya makin lama makin habis menjadi titik dan garis mirip cacing, persis seperti tanda tanya kita sekarang.

Tanda tanya adalah salah satu tanda baca yang digunakan untuk menandakan akhir kalimat pada kalimat pertanyaan. Dalam komputasi digital, simbol tanda tanya diwakili dengan kode ASCII 63 dan Unicode U+003F. Contoh pertanyaannya:

  1. Apakah kamu sudah makan?
  2. Bagaimana perasaanmu sekarang?
  3. Kenapa?
  4. Ada yang bisa saya bantu?
Baca juga:  Kepala SDN Balang Baru Ikuti Kegiatan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah

Biasanya digunakan untuk kalimat yang awalnya 5W+1H yaitu

  1. Apa
  2. Kenapa
  3. Dimana
  4. Siapa
  5. Mengapa
  6. Bagaimana

Bagaimana netizen, sudah tahukan sekarang kenapa tanda tanya lambang dan fungsinya seperti itu? []

(sumber: inspiradata.com)

You cannot copy content of this page