
MAKASSAR – United School Makassar (USM) adalah komunitas yang bersiap bergerak di bidang sosial, tanggap bencana serta pendidikan.
Sekolah merupakan obyek mitra USM yang diinisiasi oleh Zhuchri Kasman agar berkolaborasi dalam mewujudkan terbentuknya gerakan ini.
Santunan kemanusiaan yang digalang bersama beberapa kepala sekolah, untuk bayi yang mengalami celah bibir di kelurahan Suwangga, setelah inisiator gerakan mendapatkan informasi melalui Forum Kemanusiaan Kota Makassar (FKKM) yang diketuai oleh Dokter Kemanusiaan, dr. Udin Malik.
Bersama kepala sekolah yang membawa langsung santunan kemanusiaan, dr. Udin Malik juga turut membersamai menyerahkan ke orangtua si bayi.
“Kolaborasi seperti ini akan terus digalakkan, termasuk dengan sekolah-sekolah yang dapat menjadi pusat gerakan kebaikan terjadi. FKKM sangat terbuka bergerak bersama demi kebaikan yang harus terus dilakukan dan dilanjutkan. Karena masyarakat sangat membutuhkan bantuan kita,” pungkas dr. Udin Malik.

Airi adalah anak yang mengalami celah bibir sehingga FKKM berencana mencarikan operasi gratis bagi si bayi mungil ini.
Zhuchri Kasman selaku inisiator USM mengatakan, “informasi dari FKKM membuat beberapa kepala sekolah merespon untuk turut memberikan santunan kepada keluarga anak dengan kondisi celah bibir. Semoga semakin banyak yang turut terlibat.”
FKKM bersama USM terus bergerak untuk berkolaborasi dalam menyampaikan pesan kebaikan dan kemanusiaan.
Ide-ide ke depan akan coba dihasilkan yang bertujuan memberikan dampak kebaikan sebagai makhluk sosial kepada masyarakat, khususnya di kota Makassar. Santunan kemanusiaan diberikan oleh Kepala UPT SPF SDN Bontorannu II, SDN Balang Boddong, SDI Mamajang II, SDI Perumnas II, SDI Kassi-Kassi, SDI Mallengkeri Bertingkat, SDN Maradekaya I, SDN Mangkura I, SDN Beroanging, dan SDI Lantebung.