reportasependidikan.com – Mahkota kesultanan Turki di zaman Ustmaniyah memiliki ukuran yang sangat besar. Mahkota yang biasa disebut dengan ‘tughra’ itu berfungsi sebagai lambang negara.
Ada rahasia dibalik tughra (Penutup Kepala) yang dikenakan oleh Sultan Turki Ottoman itu. Tughra Sultan itu sesungguhnya adalah “kain kafan” yang dililitkan di kepala. Itu sebagai pengingat kematian bagi yang memakainya.
Pemakaian tughra tersebut bisa diartikan bahwa setiap sultan harus berjiwa mujahid (rela mati di jalan Allah), dan apabila sedang terjadi perang mereka wajib berada di barisan terdepan.
Tughra juga bisa diartikan sebagai pengingat bagi sultan, bahwa kematiannya bisa datang kapan saja dan dimana saja. Maka, setiap manusia harus siap ketika ajal menjemput.
Simbol “kain kafan” yang terdapat pada Mahkota sultan Turki diharapkan mampu menimbulkan kesadaran bahwa jabatan adalah amanah, dan bukan sesuatu yang patut dibanggakan. Jabatan sebaiknya dipergunakan untuk melakukan lebih banyak kebaikan. []
Makassar, 1 Agustus 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Daerah Rampas Setia 08 Provinsi Sulawesi Selatan resmi dilantik…
REPORTASE PENDIDIKAN - Di bawah kepemimpinan Reni Astuty Latif, S.Pd., M.Pd, UPT SPF SD Inpres Bertingkat Labuang Baji kecamatan Mamajang kota…
MAKASSAR - Kejuaraan Daerah INKANAS Piala Kapolda dan Series II Dansat Brimob Polda Sulawesi Selatan resmi digelar di JK Arenatorium…
REPORTASE PENDIDIKAN - Juli Astutik, S.Pd, M.Pd selaku kepala UPT SPF SD Negeri Rappocini Makassar memprakarsai Pembuatan tempat sampah botol dan gelas…
REPORTASE PENDIDIKAN - Dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, UPT SPF SD Negeri Daya II kecamaran Biringkanaya kota Makassar melakukan peluncuran program…
MAKASSAR – Semangat kebersamaan guru di wilayah Bawakaraeng kembali menguat. Musyawarah Ranting Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI Bawakaraeng sukses digelar…
This website uses cookies.