
REPORTASE PENDIDIKAN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar aktif mengadakan penyuluhan dan pelatihan pengelolaan sampah yang melibatkan kepala sekolah (kepsek) dan guru pemerhati lingkungan melalui program seperti “Jelajah Sampah” dan edukasi eco-enzyme untuk mendorong partisipasi sekolah, pemilahan sampah, serta inovasi daur ulang.
Hal ini sejalan dengan komitmen mewujudkan Makassar Bebas Sampah 2029 dengan kolaborasi lintas sektor dan program baru seperti sampah gratis berbasis Perwali.
Kali ini DLH kota Makassar mengadakan penyuluhan dan pelatihan pengelolaan sampah di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri Bertingkat Makassar.
Kegiatan ini selain diikuti kepala sekolah dan guru-guru UPT SPF SD Inpres Mallengkeri Bertingkat, juga diikuti pemerhati lingkungan dan beberapa kepala sekolah lainnya.
Hj. Rosmiati, S.Pd selaku kepala UPT SPF SD Inpres Malengkeri Bertingkat mengatakan pada hari ini DLH Kota Makassar mengadakan penyuluhan dan pelatihan pengelolaan sampah.
Kegiatan ini sangat bagus karena dapat meningkatkan pemahaman kita dalam mengelola sampah secara baik dan benar.