Dampak BBM Langka di Makassar, SDN Paccinang I Laksanakan Pembelajaran Secara Daring

REPORTASE PENDIDIKAN – Menyusul kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kota Makassar dan sekitarnya, Dinas Pendidikan kota Makassar mengambil langkah cepat dengan mengalihkan sementara seluruh kegiatan pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (daring). Kebijakan ini berlaku mulai dari tanggal 12 hingga 19 September 2026 guna menjamin keselamatan dan kenyamanan warga sekolah.

Salahsatu sekolah di kecamatan Panakkukang yang menerapkan edaran tersebut yaitu UPTD SPF SD Negeri Paccinang I.

Dr. Sunarti Suwadi, S.Pd., M.Pd selaku Kepala UPTD SPF SDN Paccinang I menyampaikan bahwa keputusan ini diambil pemerintah kota Makassar melalui Dinas Pendidikan setelah memantau situasi lapangan, di mana banyak orang tua murid maupun pendidik mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar untuk perjalanan ke sekolah.

Di sekolah kami, pembelajaran daring berlangsung dengan baik melalui panduan tugas, panggilan suara, dan pesan grup kelas yang dikelola langsung oleh wali kelas serta guru mata pelajaran.

Baca juga:  Kemeriahan Hari Kebudayaan Kota Makassar di SMPN 48

Materi disesuaikan agar tidak membebani siswa, dengan penekanan pada pemahaman materi dasar dan penguatan literasi di rumah.

“Kami mengatur jadwal dan materi seefektif mungkin. Guru tetap berkomunikasi setiap hari dengan siswa dan orang tua, memantau perkembangan serta memberikan bimbingan sesuai kemampuan masing-masing anak,” ungkap salah satu guru.

Pihak sekolah mengimbau para orang tua untuk tetap mendampingi putra-putrinya selama belajar di rumah, sekaligus memastikan mereka tetap menjaga kesehatan dan kedisiplinan.

“Kami berharap situasi ini segera membaik. Tetap semangat belajar di rumah, jaga kesehatan, dan saling mendoakan,” pungkas Kepala Sekolah.

You cannot copy content of this page