
reportasependidikan.com – Japan International Cooperation Agency (JICA) menempatkan Mr. Tsubasa Koshimizu di wilayah Makassar. Ditugaskan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar sebagai Junior Expert bidang Pendidikan Lingkungan Hidup.
Dalam masa waktu 3 bulan berada di Makassar, Mr. Tsubasa sudah mengunjungi beberapa sekolah yang berada di kota ini. Salah satu yang menjadi titik lokasi binaan adalah SD Inpres Antang I yang berada di Kecamatan Manggala, Makassar.
Tepat pada tanggal 24 Agustus 2019, terjadi kesepakatan kerja sama antara SD Inpres Antang I yang diwakili langsung oleh Kepala Sekolah, Hj. Rosmiati, S. Pd., M. Pd., dengan Junior Expert JICA bidang Lingkungan, Mr. Tsubasa.

Salah satu yang menjadi poin kerja sama adalah, pendidikan lingkungan hidup di Jepang yang akan diberikan kepada siswa di sekolah. Serta kegiatan berkaitan dengan pendidikan wahana lingkungan dan prakteknya secara langsung.
Mr. Tsubasa mengawali kerja sama itu dengan melakukan sosialisasi kepada siswa kelas 3, 4, 5 dan 6. Untuk dijadikan siswa yang terlatih khusus mengenai pendidikan lingkungan hidup yang berkaitan dengan program Adiwiyata nantinya.

Tugas yang Tsubasa jalankan akan membantu Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup kepada wilayah sekolah untuk memahami mengenai lingkungan hidup. Serta berharap suatu saat nanti, Makassar dan Indonesia akan menjadi bersih seperti kota maju di dunia.
“Lingkungan sekolah SD Inpres Antang I sudah cukup baik dan bagus, dan siswanya akan lebih pintar”, menurut Tsubasa Koshimizu. Didampingi oleh Zhuchri Kasman, Pembina program Ekskul Dokcil KKR, sosialisasi pada tanggal 29 Agustus 2019 mengenai kebiasaan dan kondisi lingkungan di Jepang.
“Kami berharap, siswa menjadi lebih paham dan peduli akan lingkungan hidup dan bisa menjadikan mereka sebagai contoh untuk menjadikan Makassar bersih seperti Jepang”, tutur Kepala Sekolah SD Inpres Antang I.
