
reportasependidikan.com – Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Pendidikan bersama beberapa siswa asal Sulawesi-Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara jalan Merdeka, Rabu 11 Oktober 2017.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan depan Istana Negara ini dibubarkan paksa sehingga situasi sempat memanas dan keributanpun tak terindahkan. Aksi ini dipimpin langsung jenderal lapangan Agung Purba Latowu.
Dalam orasinya, Agung Purba Latowu mengatakan dirinya meminta kepada presiden Jokowi dan Kementerian pendidikan agar mengevaluasi kinerja kepala dinas provinsi yang dinilai gagal dalam memimpin pendidikan di Sulsel terkait PPDB SMA dan SMK Negeri se-Sulawesi selatan yang diduga Gagal sehingga sebanyak 4096 kursi kosong di beberapa sekolah hingga sekarang belum terisi.
Adapun beberapa tuntutan dalam orasinya adalah Diduga Gagal karena tidak menggunakan Permendikbud no17 tahun 2017 dan diduga ada pembiaran kursi kosong sebanyak 4096 di SMAN dan SMKN se Sulawesi selatan.
Aksi unjuk rasa di depan Istana Negara mendapat respon dari pihak kementerian pendidikan di Jakarta dan saat ini sedang dalam proses pembicaraan di lantai 8 kantor kementerian pendidikan.