reportasependidikan.com – Seorang anak yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami di kota Palu mulai bersekolah di SDN Mattoanging II kecamatan Mariso, Makassar.
Anak ini menjadi yatim-piatu karena kedua orangtuanya telah meninggal dunia akibat disapu terjangan tsunami yang pada saat itu bekerja di pantai Talise, Palu.
Dra. Hasminari selaku kepala sekolah di ruang kantornya, kamis (11/10) menuturkan, sebenarnya anak ini pernah bersekolah di SDN Mattoanging II. Namun sekira 3 tahun yang lalu, dia pindah ke kota Palu mengikuti orangtuanya yang bekerja di sana.
Katanya, kedua orangtuanya mengelolah sebuah kafe di pantai Talise, tempat dilaksanakannya festival Palu Nomoni.
Hingga akhirnya musibah gempa dan tsunami datang menerjang kota Palu dan ikut menewaskan kedua orangtuanya. Oleh tantenya, anak ini kemudian dibawa ke kota Makassar.
“Atas bentuk keprihatinan, kami memberinya pakaian olahraga secara gratis dan juga memberinya bantuan uang untuk dibelikan seragam sekolah putih-merah,” ungkap Hasminari kepada reportasependidikan.com.
Hasminari menambahkan, sebenarnya ada dua siswa korban gempa yang bersekolah di sini. Namun saat ini baru anak itu yang mulai masuk dan telah mengikuti pelajaran di sekolah ini.
REPORTASE PENDIDIKAN - Rasa bahagia dirasakan Ilyanti Hasirah Nurgas, S.Pd, M.Pd saat promosi Doktornya di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar,…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Jongaya kecamatan Tamalate kota Makassar mengadakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pukul 07.00 WITA…
REPORTASE PENDIDIKAN - Tim futsal UPT SPF SD Inpres Tamalanrea II Makassar berhasil meraih juara I pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Batua I kecamatan Manggala kota Makassar mengadakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pukul 07.00…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda Makassar menggelar pengumuman dan pelepasan siswa kelas 6 yang dilaksanakan di…
REPORTASE PENDIDIKAN - Kabar membanggakan datang dari UPT SPF SD Negeri Rappokalling 67/I kecamatan Tallo kota Makassar . Salah satu peserta…
This website uses cookies.