SDI Tamamaung I Hidupkan Tradisi Lewat CAFÉ PANAIK: Permainan Anak Nusantara Aktifkan Imajinasi dan Kreativitas

Makassar – Suasana riang dan penuh semangat tampak di halaman SD Inpres Tamamaung I, Kota Makassar, ketika ratusan siswa mengikuti kegiatan CAFÉ PANAIK (Permainan Anak Nusantara Aktifkan Imajinasi dan Kreativitas). Program ini menjadi wadah untuk menghidupkan kembali permainan tradisional nusantara yang sarat nilai budaya, sekaligus menumbuhkan kreativitas dan imajinasi anak.

Kegiatan CAFÉ PANAIK menghadirkan berbagai permainan khas Nusantara seperti congklak, dende (engklek), gasing, hingga permainan tradisional Makassar yang mulai jarang ditemui di kehidupan anak-anak modern. Melalui permainan tersebut, siswa tidak hanya terhibur, tetapi juga belajar nilai kerja sama, sportivitas, ketangkasan, hingga melatih konsentrasi.

Kepala SD Inpres Tamamaung I Dr. Rawiah, S.Pd.,M.Pd, menyampaikan bahwa CAFÉ PANAIK menjadi salah satu inovasi sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat karakter Profil Pelajar Pancasila.

Baca juga:  Kepsek SDI Ung. BTN Pemda Raih Gelar Doktor Dengan Hasil Sangat Memuaskan

“Kami ingin anak-anak lebih dekat dengan budaya sendiri, belajar sambil bermain, sekaligus menumbuhkan keterampilan sosial dan imajinasi mereka,” ujarnya.

Selain siswa, guru dan orang tua juga turut terlibat dalam kegiatan ini, sehingga tercipta suasana kebersamaan yang hangat. Program ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi sekolah dengan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya bangsa agar tidak hilang di tengah arus digitalisasi.

Dengan adanya CAFÉ PANAIK, SD Inpres Tamamaung I berharap dapat melahirkan generasi yang kreatif, berkarakter, dan tetap bangga dengan jati diri bangsanya.

You cannot copy content of this page