
reportasependidikan.com – Peningkatan pendidikan di sebuah sekolah ada banyak cara. Salahsatunya dengan cara memberi pembelajaran khusus kepada siswa yang mempunyai tingkat kecerdasan di bawah rata-rata.
Hal ini coba dilakukan oleh SD Inpres Panampu III kecamatan Tallo.
Ditemui di ruang kantornya, kamis (26/4) Fatimah, S.PdI, M.PdI mengatakan, awalnya kami mendapati masih ada siswa kelas 3 yang belum bisa membaca. Atas dasar itu, kemudian saya menunjuk guru khusus untuk membimbing siswa yang belum bisa membaca maupun siswa yang mempunyai tulisan kategori jelek.
Bukan itu saja, kami pun membimbing siswa kelas VI yang mau memasuki ujian nasional yang masih tergolong kurang pandai.
“Alhamdulillah, berkat bimbingan khusus ini, para siswa yang awalnya kurang pandai baca-tulis, sekarang ini sudah banyak yang bisa,” ungkapnya.
Fatimah melanjutkan, untuk pembimbingan pembelajaran ini diserahkan kepada guru bernama Dian Minarti Sari yang kesehariannya bertugas sebagai staf kantor bagian pustakawan sekaligus guru pembina UKS.
Selain menunjuk guru untuk menjadi pembimbing pembelajaran, kami juga memberdayakan semua guru honor dan kontrak dalam kegiatan ekskul seperti tari, musik, pramuka, daur ulang, bahasa Inggris, Mipa, dan beberapa lagi lainnya.
Tujuannya, selain meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah ini, kegiatan ini pun akan menjadi tambahan insentif bagi guru honor dan kontrak.