reportasependidikan.com – Namanya Muh Arya dan Emil Reihan siswa SD Inpres Pampang II kecamatan Panakkukang, Makassar.
Kedua anak ini tidak dapat mengikuti pembelajaran secara daring akibat terkendala orangtuanya tak mampu membeli kuota internet.
Selain itu, orangtuanya pun tak dapat membimbing anaknya karena disibukkan dengan mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Atas kendala tersebut, kepala SD Inpres Pampang II, Nurnaningsih, S.Pd mengambil inisiatif agar anak tersebut bisa datang ke sekolah dan mendapatkan pembelajaran khusus dari guru kelasnya. Namun tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.
Nurnaningsih mengatakan, jika kami tidak mengambil tindakan ini, kedua anak tidak akan mendapatkan sedikitpun pembelajaran seperti anak yang lain.
Selain itu, kami takut anak-anak ini akan lebih memilih berhenti belajar dan berhenti sekolah. Namun kami bersyukur, guru-guru kami atas persetujuan orangtua siswa, mau mengadakan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai kesempatan belajar di rumahnya.
MAKASSAR – Semangat kebersamaan guru di wilayah Bawakaraeng kembali menguat. Musyawarah Ranting Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI Bawakaraeng sukses digelar…
REPORTASE PENDIDIKAN - Toilet sekolah merupakan salah satu sarana yang sangat penting dan vital di sekolah. idealnya, jumlah toilet yang tersedia…
REPORTASE PENDIDIKAN - Tahun ajaran baru 2026/2027 baru saja dimulai. Para siswa kembali ke sekolah dan memulai kembali pembelajarannya di dalam…
REPORTASE PENDIDIKAN - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027 juga digelar selama 5 hari di UPT SPF SD…
REPORTASE PENDIDIKAN - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027 juga digelar di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri I…
REPORTASE PENDIDIKAN - Mengawali tahun ajaran baru 2026/2027, UPT SPF SD Inpres Bangkala III kecamatan Manggala kota Makassar menggelar Masa Pengenalan…
This website uses cookies.