reportasependidikan.com – Seorang pria tersesat di gurun pasir. Ia hampir mati kehausan. Akhirnya, ia tiba di sebuah rumah kosong. Di depan rumah tua tanpa jendela dan hampir roboh itu, terdapat sebuah pompa air.
Segera ia menuju pompa itu dan mulai memompa sekuat tenaga. Tapi, tidak ada air yang keluar.
Lalu ia melihat ada kendi kecil di sebelah pompa itu dengan mulutnya tertutup gabus dan tertempel kertas dengan tulisan, “Sahabat, pompa ini harus dipancing dengan air dulu. Setelah Anda mendapatkan airnya, mohon jangan lupa mengisi kendi ini lagi sebelum Anda pergi.”
Pria itu mencabut gabusnya dan ternyata kendi itu berisi penuh air.
“Apakah air ini harus dipergunakan untuk memancing pompa? Bagaimana kalau tidak berhasil? Tidak ada air lagi. Bukankah lebih aman aku minum airnya dulu daripada nanti mati kehausan kalau ternyata pompanya tidak berfungsi? Untuk apa menuangkannya ke pompa karatan hanya karena instruksi di atas kertas kumal yang belum tentu benar?” begitu pikirnya.
Untung suara hatinya mengatakan bahwa ia harus mencoba mengikuti nasihat yang tertera di kertas itu, sekali pun berisiko. Ia menuangkan seluruh isi kendi itu ke dalam pompa yang karatan itu dan dengan sekuat tenaga memompanya.
Benar! Air keluar dengan melimpah. Pria itu minum sepuasnya.
Setelah istirahat memulihkan tenaga dan sebelum meninggalkan tempat itu, ia mengisi kendi itu sampai penuh, menutupkan kembali gabusnya dan menambahkan beberapa kata di bawah instruksi pesan itu: “Saya telah melakukannya dan berhasil. Engkau harus mengorbankan semuanya terlebih dahulu sebelum bisa menerima kembali secara melimpah. Percayalah! Inilah kebenaran hukum alam.” []
Sumber: http://mhmgatsu.abatasa.co.id/post/detail/25089/air-minum-di-gurun
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi kecamatan Rappocini kota Makassar menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran yang terjadi di…
REPORTASE PENDIDIKAN - Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus IV Merah Putih kecamatan Manggala kota Makassar menggelar workshop Peningkatan Kompetensi Profesional Guru dengan…
REPORTASE PENDIDIKAN- Pengimbasan Program Digitalisasi Pembelajaran digelar Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) kecamatan Tallo di UPTD SPF SD Inpres Kaluku Bodoa,…
MAKASSAR, 27 Agustus 2026 – Suasana penuh sukacita dan semangat kebersamaan terlihat jelas saat seluruh siswa beserta dewan guru dan…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II kecamatan Tallo kota Makassar membuat sebuah inovasi yang diberi nama Bascer…
REPORTASE PENDIDIKAN - Tim sepak bola UPTD SPF SDN Bawakaraeng 1 sukses menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai runner-up dalam Turnamen…
This website uses cookies.