Peringati Hari Peduli Sampah Bersih Pantai Nasional

reportasependidikan.com – Kurang lebih 10 hari yang lalu, Ekskul Dokcil KKR mengajak dua sekolah binaannya yaitu SDI Hartaco Indah dan SDI Mallengkeri Bertingkat I. Untuk turut serta ke kegiatan ini yang diinisiasi oleh CSR Red Planet Hotel. Dibantu secara teknis oleh Komunitas Earth Hour Makassar & Komunitas Zero Waste Makassar.

Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Pantai Tanjung Bayang Makassar, pada 23 Februari 2019 sejak pukul 08.30 – 11.00 wita.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menunjukkan kepedulian pihak Hotel Red Planet dan komunitas yang turut bergabung sebanyak 21 komunitas dari kawasan Makassar dan Gowa. Sekaligus kegiatan ini menjadi ajang untuk turut memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang selalu diperingati pada 21 Februari 2019.

Selama aksi berlangsung, kedua sekolah turut terlibat aktif bersama komunitas yang semua perwakilan pesertanya di atas usia 17 tahun. Hanya kedua sekolah binaan program ekskul dokcil KKR yang berisi sebagian siswanya adalah anak kecil.

Setelah mendapatkan briefing singkat, kedua sekolah masuk dalam kategori kelompok pengolah sampah plastik dan sampah residu yang bias diolah menjadi ecobrick.

Baca juga:  Indahnya Berbagi Berkah Ramadan Bersama Siswa SDN Mangkura III

Menurut kak Zhu selaku pengajar ekskul dokcil, “kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk membuat kita sadar akan bahaya sampah plastik kemasan yang mengkontaminasi tubuh kita. Serta dapat menyadarkan kita untuk memilah dan mengolah sampah agar tidak berdampak bagi tubuh dan bumi. Salam Sehat Luar Biasa”

Ditimpal oleh pernyataan Hj. Rosnaeni S. Pd., M. MPd., kepala SDI Mallengkeri Bertingkat I bahwa,”siswa, guru dan kepala sekolah yang turut dalam kegiatan ini dapat tambahan semangat lebih karena melihat banyaknya orang yang peduli akan masalah sampah dan lingkungan kita dan mendukung program Pemerintah.”

Kemudian semakin diperkuat dengan pernyataan Hj. Rosmiati, S. Pd., kepala SDI Hartaco Indah bahwa, ”program Makassar Tidak Rantasa (MTR) dapat dilakukan salah satunya dengan bersih pantai seperti ini. Namun tidak melupakan kebersihan harian di lingkungan rumah apalagi kami yang berada di sekolah, yang notabene merupakan sekolah Adiwiyata menuju Mandiri. Sehingga akan sangat meningkatkan kesadaran warga sekolah akan hal semacam ini ke depannya.”

You cannot copy content of this page